Ketua HMI Cabang Baubau, LM. Irmansyah.
Divisi88news.com, Baubau, Sultra – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Baubau menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atas banyaknya aduan dari masyarakat dari berbagai daerah terkhusus kota Baubau mulai Rabu kemarin (04/03/2026).
Selain itu, HMI Cabang Baubau juga menyoroti terkait dugaan penyelewengan pedistribusian MBG yang tidak sesuai juknis, serta dugaan korupsi anggaran MBG.
Ketua HMI Cabang Baubau, LM. Irmansyah menjelaskan bahwa MBG adalah Program Strategi Nasional di taken oleh Presiden Prabowo Subianto, berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024, yang bertujuan pada pemerataan gizi terhadap anak-anak bangsa atau kaum rentan dan penekanan Stunting untuk persiapan bonus Demografi.
Namun disebutkan bahwa di beberapa daerah di Kepulauan Buton masih ditemukan adanya keluhan terkait pendistribusian program MBG tersebut di antaranya item-item makanan dan nontransparansi anggaran RAB MBG di Kota Baubau dan sekitarnya.
“Tentunya kami dari HMI Cabang Baubau sangat prihatin terhadap pendistribusian MBG di Kepulauan Buton, terkhusus di Kota Baubau. Bilamana benar ada anggaran MBG yang di selewengkan yang tentu berdampak pada menu makanan yang tidak semestinya, serta lebih parahnya kaum-kaum rentan menjadi korban dari praktik tersebut, apalagi sampai pada keracunan,” tegas LM. Irmansyah kepada awak Divisi88news.com pada Kamis sore (05/03/2026).
Olehnya itu kata Irmansyah, dalam waktu dekat HMI Cabang Baubau akan melakukan koordinasi dengan Inspektorat kota/kabupaten, Inspektorat provinsi sampai pusat.
Hal ini dimaksudkan agar dapat mencegah upaya-upaya dugaan korupsi, apalagi terhadap program MBG di Kota Baubau dan sekitarnya.
“Himbauan kepada seluruh masyarakat di seluruh Kepulauan Buton terkhusus Kota Baubau, bahwa kami dari Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Baubau membuka posko aduan terkait penyaluran MBG dengan cara:
– Mendokumentasikan menu makanan.
– Sertakan hari/tanggal penyalurannya dan lengkapi alamat di mana tempat penyalurannya,” ujar LM. Irmansyah.
“Dengan upaya ini semoga bisa bersama tumbuhkan semangat kolaborasi antar elemen masyarakat di tiap-tiap kebijakan yang impectnya langsung terhadap masyakarat secara menyeluruh, dalam konteks pengawasan total dan bekerja bersama,” tutupnya.
(Roziq)


























