DIVISI88NEWS.COM, BALIKPAPAN – Dalam upaya mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, Polsek Balikpapan Timur melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Raudhatul Jannah, Jalan Mulawarman RT 11, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WITA tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja 10Hari Kapolri sekaligus menjadi sarana bagi kepolisian untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, tokoh agama, dan pengurus masjid.
Kapolsek Balikpapan Timur, AKP Muhammad Chusen, S.H., M.H., hadir bersama Kanit Samapta AKP Gunadi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lamaru Aiptu Choirul Anam, serta sejumlah personel Polsek Balikpapan Timur.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Imam Masjid Raudhatul Jannah, Ustaz Khoirul Anam, dan takmir masjid, Ali Rozidin.
Melalui kegiatan ini, Polsek Balikpapan Timur berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui silaturahmi, dialog, dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, personel kepolisian menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian di rumah kosong, peredaran narkoba, hingga kenakalan remaja.
Warga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau peristiwa yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan.
Membuka Ruang Dialog dan Pengaduan Masyarakat
Selain menyampaikan imbauan kamtibmas, kegiatan Jumat Keliling dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi terbuka bagi masyarakat untuk berkonsultasi dan menyampaikan pengaduan mengenai berbagai persoalan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Melalui dialog secara langsung, kepolisian dapat mendengar aspirasi, memahami kebutuhan masyarakat, serta mengidentifikasi potensi permasalahan sejak dini agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan keyakinan bahwa kepolisian siap mendengarkan dan membantu mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.
Sinergi antara kepolisian, tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat juga dinilai penting untuk memperkuat kepedulian sosial serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara tepat dan proporsional.
Polri Hadir dengan Pendekatan Humanis
Pelaksanaan Jumat Keliling menjadi salah satu bentuk pendekatan preventif Polsek Balikpapan Timur dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, kepolisian berupaya memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kehadiran personel kepolisian di tempat ibadah juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta membangun kesadaran bersama bahwa keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan yang humanis, Polsek Balikpapan Timur terus berupaya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Reporter Eko


























