BALIKPAPAN, DIVISI88 NEWS – Polresta Balikpapan mengerahkan 146 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Minggu di 125 gereja yang tersebar di wilayah hukum Kota Balikpapan, Minggu (25/10/2026). Langkah ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani saat menjalankan ibadah.
Pengamanan tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan rutin Minggu Kasih, yang mengedepankan kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis, komunikasi, serta penguatan toleransi antarumat beragama.
Pelaksanaan pengamanan dipimpin oleh para Perwira Pengendali (Padal) dari Polresta Balikpapan dan polsek jajaran, atas arahan Kapolresta Balikpapan, KBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si.
Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar gereja untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, mengatur arus kendaraan serta parkir, membantu jemaat menyeberang jalan, dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Personel Samapta bersama tim penjinak bom (Jibom) juga melaksanakan sterilisasi area gereja sebelum ibadah dimulai. Sementara itu, personel intelijen dan reserse melakukan langkah deteksi dini, didukung patroli mobile Beat 110 guna memastikan situasi tetap aman selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya berfokus pada pengamanan, Polresta Balikpapan turut mengedepankan pendekatan persuasif melalui dialog Minggu Kasih bersama pendeta dan jemaat setelah ibadah. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, maupun keluhan terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, personel juga menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 dan mengingatkan jemaat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Untuk mencegah tindak pencurian kendaraan bermotor, jemaat diimbau menggunakan kunci ganda serta tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan. Pengurus gereja juga diajak memperkuat koordinasi dengan Bhabinkamtibmas guna menjaga keamanan lingkungan rumah ibadah.
Kapolresta: Ibadah Aman, Balikpapan Tetap Kondusif
Kapolresta Balikpapan, KBP Jerrold H.Y. Kumontoy, menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan ibadah merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjamin umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat.
“Kami ingin seluruh umat Kristiani di Balikpapan merasakan ibadah Minggu yang aman, nyaman, dan khidmat. Kehadiran 146 personel kami di 125 gereja merupakan wujud komitmen Polri bahwa negara hadir untuk menjamin kebebasan beribadah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan sosial di Kota Balikpapan.
“Kami berharap masyarakat terus menjaga toleransi. Jika melihat orang atau barang yang mencurigakan di sekitar gereja, jangan ragu melapor kepada petugas di lapangan atau melalui Call Center 110. Kami juga mengajak pengurus gereja untuk terus bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan lingkungan,” pesannya.
Menurutnya, perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan, melainkan kekuatan yang harus dirawat bersama demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Balikpapan adalah kota yang toleran. Perbedaan adalah kekuatan kita. Ibadah aman, Balikpapan kondusif,” tegasnya.
Hingga siang hari, seluruh rangkaian ibadah Minggu di 125 gereja yang berada di wilayah hukum Polresta Balikpapan dilaporkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas menonjol selama kegiatan berlangsung.
Melalui pengamanan dan dialog humanis dalam program Minggu Kasih, Polresta Balikpapan berharap kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan dalam menjaga Kota Balikpapan tetap aman dan damai.
Reporter: Eko


























