BeritaDaerahNasionalPemerintahPendidikanSosialUncategorized

Toga, Air Mata, dan Harapan: Wisuda 571 Mahasiswa UMMUBA Penuh Cerita

8
×

Toga, Air Mata, dan Harapan: Wisuda 571 Mahasiswa UMMUBA Penuh Cerita

Sebarkan artikel ini

Divisi88News.com , BUNGO -– Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) mewisuda 571 mahasiswa Program Sarjana (S1) Angkatan IV Tahun Akademik 2025/2026 di Ballroom Grand Semagi Hotel, Sabtu (24/10/2026). Di balik kemeriahan prosesi wisuda, terselip kisah haru Della Palianti, wisudawati ber-IPK 3,62 dengan predikat pujian yang meninggal dunia tepat satu minggu sebelum pelaksanaan wisuda.

 

Della tidak sempat mengikuti prosesi wisuda bersama rekan-rekannya. Meski demikian, capaian akademiknya tetap menjadi bagian dari momentum kelulusan tersebut. Kepergiannya menghadirkan duka di tengah kebahagiaan para wisudawan dan keluarga yang hadir.

 

Dari total 571 lulusan, sebanyak 160 orang berasal dari program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), 323 orang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta 88 orang dari Fakultas Teknologi, Kesehatan dan Sains (FTEKS).

 

Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal bagi para lulusan untuk menghadapi tantangan di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, gelar sarjana harus diiringi kompetensi, keterampilan, integritas, serta kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Para alumni juga diharapkan mampu bersaing di dunia kerja, mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

 

Sementara itu, Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., mengingatkan para lulusan agar tidak cepat berpuas diri setelah meraih gelar akademik. Ia mendorong para sarjana untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan mengasah potensi diri agar mampu menghadapi persaingan dunia kerja.

 

Bupati juga berharap para alumni dapat menerapkan ilmu yang dimiliki untuk menjawab kebutuhan masyarakat, melahirkan inovasi, dan mendukung pembangunan Kabupaten Bungo. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah.

 

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan meriah. Rangkaian acara meliputi sidang senat, pengukuhan lulusan, penampilan nyanyian oleh wisudawan, serta pertunjukan tarian. Berbagai penampilan tersebut menambah semarak acara sekaligus mempererat suasana kebersamaan di antara lulusan dan tamu undangan.

 

Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Hendro Widodo, S.Pd.I., M.Pd.; perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X, Putra Heriyadi; Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat; pimpinan Muhammadiyah tingkat Provinsi Jambi dan Kabupaten Bungo; Ketua Badan Pembina Harian UMMUBA, dr. Triolit Zuliansyah, Sp.THT; serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

 

Wisuda 571 sarjana ini menjadi momentum bagi UMMUBA untuk melepas para lulusan menuju tahapan kehidupan berikutnya. Tantangan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi tidak hanya berkaitan dengan memperoleh pekerjaan, tetapi juga membuktikan kemampuan melalui karya, profesionalisme, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Di balik toga dan gelar akademik yang diraih, setiap lulusan memiliki perjalanan dan harapan masing-masing. Bagi UMMUBA, wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan awal dari tanggung jawab para sarjana untuk mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

 

Kisah Della Palianti menjadi pengingat bahwa di balik perayaan kelulusan, ada cerita kehidupan yang menyentuh dan meninggalkan duka. Prestasi akademik yang diraihnya tetap menjadi bagian dari catatan wisuda tahun ini.

 

(TK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!