DIVISI88 NEWS. COM JAYAPURA,– Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melalui kegiatan bantuan sosial di Panti Asuhan Al Furqan Hidayatullah, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan, menumbuhkan kepercayaan, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Banops dan Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026. Selain menyalurkan bantuan berupa sembako dan sandal bertuliskan “Tong Baku Jaga”, personel juga berinteraksi, bermain bersama anak-anak, serta melaksanakan kegiatan pendampingan psikologis.
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut. Kehadiran personel kepolisian tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan perhatian, kebersamaan, dan semangat persaudaraan bagi anak-anak di panti asuhan.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan perhatian, kepedulian, dan manfaat bagi masyarakat. Kami ingin anak-anak di Panti Asuhan Al Furqan merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian keluarga besar Operasi Damai Cartenz,” ungkap Faizal.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis harus senantiasa menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, membangun kedamaian tidak hanya dilakukan melalui pengamanan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian, kebersamaan, dan penghormatan terhadap sesama.
“Kami percaya bahwa membangun kedamaian tidak hanya dilakukan melalui tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, dan tindakan nyata. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan pesan bahwa semangat ‘Tong Baku Jaga’ bukan sekadar slogan, melainkan nilai persaudaraan dan kepedulian yang harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ardiansyah.
Apresiasi dari Pengurus Panti Asuhan
Kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mendapat sambutan positif dari pengurus Panti Asuhan Al Furqan Hidayatullah, Muhammad Panji. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak panti asuhan.
“Atas nama keluarga besar Panti Asuhan Al Furqan Hidayatullah Kota Jayapura, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 yang telah meluangkan waktu untuk datang, bermain, dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak kami,” ungkap Muhammad Panji.
Ia juga mendoakan agar seluruh personel diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas, keselamatan, serta perlindungan dari berbagai marabahaya.
Bagi pengurus panti, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat melalui bantuan yang disalurkan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk merasakan perhatian dan kebersamaan dengan personel kepolisian.
Menumbuhkan Kepercayaan melalui Kepedulian
Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti asuhan sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan semangat positif bagi mereka.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, aksi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui komunikasi yang hangat, kepedulian, serta interaksi langsung yang humanis.
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat, sejalan dengan semangat menjaga Papua agar tetap aman, damai, dan penuh persaudaraan.
Semangat “Tong Baku Jaga” pun menjadi pesan penting bahwa keamanan dan kedamaian tidak hanya dibangun melalui tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian, rasa saling menghormati, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Reporter: Eko


























