BeritaDaerah

Aliansi Gerakan Masyarakat Pekalongan Raya Serukan Aksi Damai Soroti Maraknya Dugaan Praktik Korupsi di Pemerintahan Desa

38
×

Aliansi Gerakan Masyarakat Pekalongan Raya Serukan Aksi Damai Soroti Maraknya Dugaan Praktik Korupsi di Pemerintahan Desa

Sebarkan artikel ini

Divisi88news.com, Pekalongan, Jateng – Aliansi masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pekalongan Raya (GEMPAR) mengajak seluruh elemen masyarakat, aktivis desa, dan warga Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), untuk mengikuti aksi damai sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya dugaan penyalahgunaan kewenangan dan praktik korupsi di lingkungan pemerintahan desa.

Gerakan tersebut muncul sebagai respon atas lemahnya sistem pengawasan pemerintah daerah, serta minimnya tindakan tegas terhadap aparatur desa yang diduga melakukan pelanggaran.

Aliansi GEMPAR menilai pengawasan dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum masih belum berjalan maksimal sehingga berbagai persoalan di tingkat desa terus berulang.

Ketua GEMPAR, Syaiful Anam, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari keresahan masyarakat yang menginginkan pemerintahan desa berjalan lebih bersih, transparan, dan bertanggung jawab.

“Gerakan ini bukan untuk menciptakan kegaduhan, tetapi sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan desa. Kami ingin ada pengawasan yang serius dan tindakan nyata terhadap oknum yang menyalahgunakan jabatan.
Karena itu GEMPAR hadir untuk mendorong pengawasan yang lebih tegas, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas Syaiful Anam melalui media ini pada Minggu, (24/5/2026).

Dalam aksi tersebut, GEMPAR mengusung slogan ‘Bersatu! Lawan Ketidakadilan, Wujudkan Desa yang Bersih, Transparan, dan Bermartabat’.

Aliansi berharap gerakan ini mampu mendorong lahirnya komitmen nyata dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan desa.

Berdasarkan informasi dari panitia, aksi damai dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Massa dari wilayah utara akan berkumpul di Bebekan, Kedungwuni, sedangkan peserta dari wilayah selatan akan berkumpul di Terminal Kajen.

Aksi akan diawali dengan long march dari Titik 0 Km Kajen, menuju Kantor Bupati Pekalongan sebagai pusat penyampaian aspirasi masyarakat.

Melalui aksi damai ini, GEMPAR berharap terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih bersih, transparan, serta bebas dari praktik penyalahgunaan jabatan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Penulis: Syarif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!