Divisi88news.com Balikpapan,— Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir kembali ditunjukkan melalui aksi kolaboratif yang digelar di Pantai Jalasera, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Selasa pagi (26/5/2026). Polresta Balikpapan melalui Polsek Balikpapan Timur bersama unsur TNI dan masyarakat melaksanakan kegiatan bersih pantai serta penanaman mangrove sebagai bagian dari rangkaian Satgas Ops Trisila 26 Tahap II TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita tersebut dipimpin Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muh. Chusen, S.H., M.H., dan melibatkan berbagai unsur lintas sektor sebagai bentuk sinergi menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir.
Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Danlanal Balikpapan beserta jajaran, Komandan KRI Teluk Kupang, Danlanud Dhomber Balikpapan, Danramil 0905/03 Balikpapan, Camat Balikpapan Timur, Lurah Lamaru, personel Polsek Balikpapan Timur, Bhabinkamtibmas Lamaru, Ketua Pokdarwis Kelurahan Lamaru, pihak SMKN 5 Balikpapan, anggota Pramuka, pelajar, serta tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan dan foto bersama, kemudian dilanjutkan aksi bersih-bersih pantai serta penanaman mangrove di kawasan pesisir yang dinilai rawan abrasi dan terdampak perubahan lingkungan.
Sebanyak 80 bibit mangrove ditanam sebagai langkah nyata menjaga keseimbangan ekosistem pantai sekaligus mencegah kerusakan habitat laut. Penanaman ini juga menjadi simbol komitmen bersama dalam merawat lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muh. Chusen menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penghijauan pesisir, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan bersih dan sehat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menggalakkan budaya Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) demi kelangsungan hidup generasi yang akan datang, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem dan biota laut yang ada,” ujar Kapolsek.

Ke depan, koordinasi antara TNI-Polri, pemerintah kelurahan, instansi terkait, serta kelompok masyarakat akan terus diperkuat guna memastikan bibit mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dan terawat dengan baik. Personel Bhabinkamtibmas bersama unsur terkait juga akan rutin melakukan sambang dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga kawasan pesisir dari kerusakan lingkungan.
Selain itu, edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove akan terus disosialisasikan kepada masyarakat, pelajar, dan komunitas pesisir sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap alam kembali ditegaskan sebagai pondasi penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir Kota Balikpapan.
Eko Saliwunto


























