BeritaSosial

Milad ke-26 Hippmib: Ketika Jarak Tak Pernah Mampu Memisahkan Persaudaraan Anak- Anak Buton

15
×

Milad ke-26 Hippmib: Ketika Jarak Tak Pernah Mampu Memisahkan Persaudaraan Anak- Anak Buton

Sebarkan artikel ini

Divisi88news.com BUTON TENGAH – Waktu boleh terus berjalan. Usia boleh bertambah. Tempat pengabdian pun boleh berpindah dari satu daerah ke daerah lain. Namun, ada satu hal yang tetap abadi dalam hati para alumni Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Buton (HIPPMIB): persaudaraan.

Keakraban itulah yang kembali terasa dalam peringatan Milad ke-26 HIPPMIB yang berlangsung di kediaman Hasmin Daud, Selasa (7/7/2026). Pertemuan sederhana tersebut menjelma menjadi ruang penuh makna, tempat kenangan lama dipertemukan dengan harapan baru.

Para alumni hadir dari berbagai daerah dengan membawa cerita perjalanan hidup masing-masing. Ada yang kini mengabdikan diri sebagai guru, memimpin sekolah sebagai kepala sekolah, bertugas sebagai aparatur pemerintah, hingga mengemban amanah negara di berbagai wilayah penugasan, termasuk di Papua. Meski jalan hidup mereka berbeda, semangat yang tumbuh sejak aktif di HIPPMIB tetap menjadi benang merah yang menyatukan.

Momen penuh haru juga mewarnai pertemuan itu ketika salah seorang alumni yang telah lama berdinas sebagai prajurit TNI di Gorontalo kembali bertemu dengan rekan-rekan seperjuangannya setelah kini mendapat penugasan di Kabupaten Buton Tengah. Pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa tidak pernah menghapus akar persaudaraan yang telah tumbuh sejak masa muda.

Bagi para alumni, HIPPMIB bukan sekadar organisasi kemahasiswaan. Lebih dari itu, HIPPMIB merupakan rumah yang membentuk karakter, menanamkan nilai kepemimpinan, serta mengajarkan arti kebersamaan yang tetap terjaga meski dipisahkan oleh jarak dan waktu.

Ketua panitia penyelenggara, La Fidi yang akrab disapa Markus, mengatakan bahwa Milad ke-26 menjadi momentum untuk memperkuat kembali ikatan kekeluargaan di antara seluruh alumni.

“Kami ingin kebersamaan ini terus hidup. HIPPMIB telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup banyak alumni. Karena itu, silaturahmi seperti ini harus terus dijaga agar persaudaraan semakin erat dan dapat menjadi kekuatan bersama dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Buton,” ujarnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana hangat begitu terasa. Canda dan tawa mengiringi setiap perbincangan, sementara cerita tentang perjuangan semasa menjadi mahasiswa kembali dikenang. Di balik senyum yang menghiasi wajah para alumni, tersimpan rasa syukur karena dipertemukan kembali dalam satu keluarga besar yang telah menempa mereka menjadi pribadi-pribadi yang sukses di bidangnya masing-masing.

Milad ke-26 HIPPMIB bukan sekadar perayaan bertambahnya usia organisasi. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi pengingat bahwa sebuah organisasi akan tetap hidup selama nilai persaudaraan, kepedulian, dan semangat saling mendukung terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dari sebuah pertemuan sederhana di Buton Tengah, lahir harapan besar agar keluarga besar HIPPMIB terus menjadi wadah yang menyatukan putra-putri terbaik Buton untuk berkarya, mengabdi, dan bersama-sama membangun daerah dengan semangat persatuan yang tak pernah pudar.

Eko Saliwunto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!