Divisi88news.com, Buton Tengah, Sultra – Personel gabungan dalam Operasi Ketupat Anoa Tahun 2026 yang terdiri dari Polres Buton Tengah (Buteng), TNI, Sat Pol-PP, Dishub, serta Senkom Polri, mulai memperketat pengamanan di titik-titik vital arus mudik menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Melalui Operasi Ketupat Anoa 2026, kepolisian mendirikan Pos Terpadu di Pelabuhan Feri Wamengkoli guna menjamin kelancaran penyeberangan, serta keamanan para pemudik yang datang maupun berangkat pada Minggu (15/03/2026).
Kapolsek Lakudo, Ipda Muhammad Ade Tandra, S.I.P., M.H, yang memimpin langsung pemantauan di area pelabuhan Wamengkoli, menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama di tengah arus mudik menjelang lebaran Idul Fitri.
“Kami dari pihak keamanan mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui Pelabuhan Feri Wamengkoli agar tetap waspada dan tidak memaksakan diri. Keselamatan adalah yang paling utama, pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan penyeberangan,” ujarnya saat ditemui di area pelabuhan Wamengkoli oleh awak Divisi88news.com, Minggu (15/03/2026).

Pria yang akrab disapa Ipda Tandra ini mengungkapkan, seiring dengan mulai meningkatnya volume kendaraan dan penumpang, maka Polres Buton Tengah menyiagakan sejumlah pos strategis, termasuk satu diantaranya Pos Terpadu Pelabuhan Feri Wamengkoli.
“Di sini kami fokus pada pengaturan antrean kendaraan dan pemeriksaan manifest penumpang kapal feri. Kami dari kepolisian juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan patroli rutin di area parkir dermaga, hal ini guna mencegah terjadinya tindakan kriminal seperti pencurian atau aksi premanisme yang kerap memanfaatkan situasi ramai,” ungkapnya.
Saat ditanya, sampai sejauh ini perihal apa saja yang menonjol saat melakukan pengamanan, pria berpangkat satu balak ini menyebutkan bahwa situasi masih dalam keadaan aman dan tetap kondusif.
“Sampai dengan hari ini belum ada hal-hal yang menonjol, apalagi setiap saat kami selalu pantau perkembangan melalui anggota yang jaga, maupun melalui anggota Intel yang selalu siaga dan mobile di wilayah hukum Polsek Lakudo,” sebutnya.
Ipda Tandra juga mengatakan, petugas keamanan di lapangan juga selalu memastikan bahwa protokol keselamatan pelayaran harus dipatuhi oleh operator kapal feri maupun penumpang.
“Kita semua sangat berharap, dengan adanya sinergitas dari semua pihak, momen lebaran Idul Fitri tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan penuh kegembiraan bagi seluruh keluarga yang mudik atau berlibur ke kampung halaman,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, arus mudik di Pelabuhan Wamengkoli terpantau masih normal alias belum ada lonjakan penumpang yang berarti.
(Anto)
























