DIVISI88 NEWS.COM BALIKPAPAN, – Komitmen menjaga kelestarian alam dan membangun lingkungan yang lebih hijau terus diwujudkan Polda Kalimantan Timur melalui program Green Policing. Kali ini, sebanyak 150 pohon dari berbagai jenis ditanam di kawasan Kilometer 13, Balikpapan, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan penghijauan tersebut dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., M.H., C.F.E., CFrA., didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., serta diikuti para pejabat utama Polda Kaltim.
Menariknya, aksi penghijauan ini juga melibatkan masyarakat setempat bersama Kelompok Tani Makmur. Keterlibatan warga menjadi wujud nyata bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro menjelaskan bahwa Green Policing merupakan program prioritas Kapolri yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan rutin, sekurang-kurangnya satu kali dalam sepekan.
Menurutnya, program tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk hadir lebih luas di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mengambil bagian dalam upaya menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang sehat.
“Kita ingin membuat lingkungan menjadi lebih hijau, sehat, dan ramah terhadap kondisi sekitar. Kita melihat lingkungan kita masih belum banyak pohon. Ke depan, mungkin kita bisa membuat lingkungan menjadi lebih sehat lagi,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, kepedulian Polda Kaltim terhadap lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui penanaman pohon. Berbagai kegiatan lain juga terus digencarkan, mulai dari penghijauan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove, pembersihan sungai dan saluran air, hingga pembangunan sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Kapolda menegaskan, keberhasilan gerakan penghijauan tidak cukup hanya dengan menanam pohon, tetapi harus disertai komitmen untuk merawat dan menjaganya secara berkelanjutan.
“Ini juga milik kita semuanya, bukan hanya milik kepolisian. Harapan kita, ini menjadi milik bersama dan masyarakat ikut menjaga,” tegasnya.
Lebih jauh, Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi sarana membangun komunikasi serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Melalui kebersamaan dan kolaborasi, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, baik di bidang sosial maupun lingkungan, diharapkan dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Kita ingin menghadapi masalah masyarakat bersama-sama. Sehingga kalau persoalan itu bisa teratasi, insyaallah situasi keamanan juga bisa terjaga,” ungkapnya.
Melalui program Green Policing, Polda Kaltim berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat dan menjaga lingkungan sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.
Penanaman 150 pohon ini menjadi langkah nyata bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Dengan sinergi Polri, masyarakat, dan kelompok tani, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin hijau, sehat, dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Polisi Bersama Masyarakat, menjaga keamanan, merawat alam, dan membangun masa depan yang lebih hijau.
Reporter: Eko


























