DIVISI88 NEWS.COM BALIKPAPAN,– Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Polresta Balikpapan melalui aksi bersih-bersih lingkungan yang melibatkan 450 personel Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Taman Edukasi Lalu Lintas, Balikpapan Selatan, tersebut dilaksanakan secara serentak di lima kecamatan di Kota Balikpapan. Aksi ini menjadi wujud nyata implementasi program Polisi Bersama Masyarakat sekaligus penguatan gerakan Green Policing dalam menjaga kebersihan, kelestarian, dan kenyamanan lingkungan.
Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., yang hadir mewakili Kapolresta Balikpapan KBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan kewajiban bersama seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, damai, dan tertib, diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan melalui aksi nyata, dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat program Polisi Bersama Masyarakat, yang mengedepankan kehadiran Polri melalui kegiatan nyata, kepedulian sosial, serta pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mencakup pelayanan publik yang mudah diakses, responsif, terbuka terhadap masukan, dan mampu membantu menyelesaikan persoalan warga.
“Harapannya, Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat. Ketika masyarakat membutuhkan pelayanan atau menyampaikan persoalan, mereka harus mendapatkan kemudahan, perhatian, dan solusi,” ungkapnya.
Aksi bersih-bersih tersebut dilaksanakan secara serentak di lima kecamatan, yakni Balikpapan Selatan, Balikpapan Utara, Balikpapan Timur, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Tengah. Gerakan serupa juga dilaksanakan oleh jajaran Polda Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Selain membersihkan kawasan publik, kegiatan Green Policing ini dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai bentuk dukungan terhadap penghijauan dan pelestarian alam. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang lebih hijau, asri, dan nyaman sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
Wakapolresta juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan lingkungan, termasuk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menjadi pengingat pentingnya menjaga alam secara berkelanjutan.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi perlu ditanamkan sebagai kebiasaan dan budaya bersama. Untuk itu, Polresta Balikpapan berencana mendorong kegiatan bersih lingkungan menjadi agenda rutin setiap pekan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Gerakan tersebut juga direncanakan menyasar lingkungan sekolah guna menanamkan karakter cinta kebersihan, kepedulian terhadap alam, dan semangat gotong royong sejak usia dini.
“Kami ingin menumbuhkan karakter cinta lingkungan, khususnya kepada generasi muda. Lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertata akan mendukung terciptanya suasana yang kondusif serta menjadi bagian dari wujud kecintaan terhadap tanah air,” tuturnya.
Bincang Bersama Masyarakat, Perkuat Kamtibmas dan Keselamatan Berlalu Lintas
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bincang bersama masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta Balikpapan menyampaikan imbauan kamtibmas serta edukasi mengenai pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Masyarakat juga diberikan informasi mengenai layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis untuk melaporkan kejadian atau membutuhkan bantuan kepolisian. Sosialisasi ini diharapkan semakin meningkatkan pemahaman warga terhadap layanan kepolisian sekaligus memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pembagian helm gratis kepada 10 orang warga yang beruntung menerima tali asih.
Pembagian helm ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap kelancaran Operasi Patuh Mahakam 2026. Melalui edukasi dan ajakan tertib berlalu lintas, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya penggunaan helm berstandar keselamatan, kepatuhan terhadap aturan, serta sikap saling menghormati di jalan raya.
Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Balikpapan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Polresta Balikpapan menegaskan bahwa semangat Polisi Bersama Masyarakat diwujudkan tidak hanya melalui pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga lewat kepedulian terhadap lingkungan, edukasi keselamatan, dan pelayanan publik yang humanis.
Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat budaya gotong royong serta mendorong terwujudnya Kota Balikpapan yang bersih, hijau, sehat, aman, d Libaan nyaman bagi seluruh warga.
Reporter: Eko


























