BeritaDaerahNasionalPolri

Tak Ada Kabar Sejak Malam, Pria 22 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Toko Batako Bungo

7
×

Tak Ada Kabar Sejak Malam, Pria 22 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Toko Batako Bungo

Sebarkan artikel ini

Divisi88News.com , BUNGO – Seorang pria berinisial ZY (22), pekerja kenek bangunan asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar mandi tempat tinggalnya, di sebuah bangunan Toko Batako, seberang Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa tersebut terungkap setelah pacar korban berinisial DJ (31) mendatangi rumah SS (49), istri pemilik bangunan, untuk menanyakan keberadaan ZY. DJ mencari korban karena tidak menerima kabar darinya sejak malam sebelumnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban bekerja sebagai kenek bangunan bersama suami SS dan tinggal di bangunan toko tersebut.

Setelah menerima informasi dari DJ, SS menghubungi suaminya untuk memastikan keberadaan korban. SS kemudian bersama DJ mendatangi tempat tinggal ZY.

Setibanya di lokasi, keduanya mendapati pintu kamar korban terbuka. Mereka sempat memanggil korban, tetapi tidak mendapat jawaban. Saat mencari di sekitar bangunan, SS dan DJ menemukan korban dalam kondisi tergantung di kamar mandi.

Mengetahui kondisi korban, saksi kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sekitar pukul 07.45 WIB, Kapolsek Muara Bungo AKP Andhi Styawan, S.Tr.K., S.I.K., memerintahkan personel piket untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Personel Polres Bungo bersama tim Inafis Satreskrim Polres Bungo turut diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan di lokasi.

Sementara itu, IN (50), pemilik bangunan, menerangkan bahwa korban baru sekitar dua minggu bekerja sekaligus tinggal di tempat tersebut. IN juga mengetahui hubungan korban dengan DJ.

Tim Inafis Satreskrim Polres Bungo tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, jenazah korban diturunkan dengan disaksikan perangkat setempat dan personel Polsek Muara Bungo.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke ruang jenazah RSUD H. Hanafie Muara Bungo untuk menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan informasi awal pemeriksaan, ditemukan sejumlah kondisi fisik pada tubuh korban, termasuk dugaan cedera atau patah tulang leher yang masih memerlukan konfirmasi medis lebih lanjut. Selain itu, terdapat luka sayatan pada bagian lengan dan betis yang diduga berasal dari benda tajam.

Pihak Keluarga Menolak Autopsi Lanjutan

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM, dalam keterangannya pada Rabu (21/10/2026), menyampaikan bahwa jenazah korban telah dibawa keluarga ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

“Jenazah korban sudah dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya pada Rabu dini hari (21/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi lanjutan dengan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” ujar Bambang.

Hingga keterangan tersebut disampaikan, informasi mengenai penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan hanya berdasarkan temuan awal. Konfirmasi medis lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan kondisi yang ditemukan pada tubuh korban.

( TK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!