Kakan Kemenag Buteng, Dr. H. Abdul Rahman Jaya, S.S., M.Pd, saat membawakan sambutan.
Divisi88news.com, Buton Tengah, Sultra – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton Tengah (Kakan Kemenag Buteng), Dr. H. Abdul Rahman Jaya, S.S., M.Pd bersama seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di bawah naungan Kantor Kemenag Buteng menggelar acara Buka Puasa Bersama (Bukber) pada Kamis sore (05/03/2026).
Acara yang diselenggarakan di Aula Pertemuan Lantai II Kantor Kemenag Buteng tersebut mengusung tema ‘Merajut Ukhuwah, Menguatkan Integritas, Menuju Kemenag Berdampak’, serta turut menghadirkan salah satu tokoh agama Drs. H. Muhammad Adnan yang sekaligus membawakan tausiyah menjelang waktu buka puasa bersama.
Pada kesempatan tersebut, pertama Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kemenag Buteng, La Ode Muhammad Irfan menyampaikan laporan singkat bahwa, kegiatan ini terselenggara berkat inisiasi dari Kakan Kemenag Buteng Dr. H. Abdul Rahman Jaya, S.S., M.Pd bersama semua jajaran ASN PPPK tahap II.
“Salah satu keinginan dari rekan-rekan ASN PPPK tahap II ini sebagai rasa syukur atas keberhasilan mereka dengan cara mengundang seluruh ASN di setiap unit maupun satuan kerja yang berada di lingkungan Kemenag Buton Tengah untuk hadir bersama-sama dalam kegiatan buka puasa bersama,” ujar La Ode Muhammad Irfan.
Ia juga menyampaikan salah satu tujuan diadakan kegiatan buka puasa bersama tersebut untuk memperkuat silaturahmi sesama ASN yang berada dalam naungan Kantor Kemenag Buteng.
“Yang berikutnya, tujuannya juga adalah meningkatkan kebersamaan dan rasa kekeluargaan bersama seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton Tengah,” ucapnya.

Selanjutnya Kakan Kemenag Buteng Dr. H. Abdul Rahman Jaya, S.S., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa tiada kata yang pantas diucapkan selain kata syukur, karena dalam suasana kekeluargaan para ASN di semua satker lingkup Kemenag Buteng bisa mengadakan kegiatan buka puasa bersama.
“Hubungan solaturahmi dalam kegiatan ini menjadi kekuatan kita. Sesuai dengan niat kita di bulan suci ramadhan ini, kita tentunya punya target, punya tujuan, sesuai dengan bacaan ayat suci Al-Qur’an tadi ‘Lallakum tattakuun’, target kita adalah untuk menuju ketakwaan,” ungkapnya.
Kakan Kemenag Buteng Dr. H. Abdul Rahman Jaya, S.S., M.Pd, juga menjelaskan pengertian takwa dengan menyebutkan empat poin utama dari definisi takwa menurut Khalifah Ali Bin Abi Talib yang merupakan sahabat sekaligus menantu Rasulullah SAW.
Yang pertama disebutkan yaitu Al-Khaufu minal Jalil, artinya: takut kepada Allah yang Maha Agung. Hal ini mengandung makna: memiliki rasa takut yang tulus kepada Allah sehingga mendorong seseorang untuk menjauhi kemaksiatan dan hawa nafsu, baik saat sendirian maupun di keramaian.
Poin kedua, Al-Amalu bit Tanzil, artinya: beramal dengan wahyu (Al-Qur’an). Tersirat makna yaitu menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman hidup praktis, melaksanakan segala perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya dalam seluruh aspek kehidupan.
Poin ketiga, Ar-Ridha bil Qalil, artinya: rida dengan yang sedikit. Poin ini mengandung makna yaitu memiliki sifat qana’ah atau merasa cukup dan puas atas rezeki serta ketetapan Allah, meskipun jumlahnya sedikit secara materi.

Poin keempat, Al-Isti’dadu li yaumir Rahil, artinya bersiap menghadapi hari keberangkatan (kematian/akhirat). Hal ini mengandung makna bahwa senantiasa kita barus membekali diri dengan amal saleh dan mengingat kematian agar tetap waspada dan termotivasi untuk terus beribadah sebelum ajal menjemput.
“Orang yang punya ketakwaan, maka ia selalu merasa berada dalam pengawasan Allah SWT, maka sesuai dengan asal katanya, takwa itu mengandung maksud kehati-hatian, kita selalu hati-hati. Ini juga sesuai dengan tema kegiatan ini, kita selalu merajut ukhuwah dan menguatkan integritas,” ujar Dr. H. Abdul Rahman Jaya.
Kakan Kemenag Buteng juga menjabarkan bahwa integritas identik dengan takwa, agar bagaimana setiap manusia bisa menjadi keteladanan, selalu merasa diawasi, serta mampu bekerja dengan hati-hati di mana saja.
Ia menyebutkan pula, para ASN yang bekerja di Kantor Kemenag Buteng saat ini telah menyelesaikan sembilan kali khataman Qur’an.
“Harapannya, semoga aktivitas seperti ini bisa ditingkatkan lagi, bukan saja tahap Qira’ah (bacaan), tapi bisa menjadi amaliah, bisa terinternalisasi apa yang kita baca, minimal satu ayat dua ayat dari nilai-nilai Al-Qur’an yang telah kita baca,” sebutnya.
Dr. H. Abdul Rahman Jaya juga menegaskan, salah satu target dari ibadah puasa yakni bagaimana agar seseorang mampu memberikan dampak, bukan saja pada momen bulan suci Ramadhan, tapi juga pasca Ramadhan.
Ia juga mengharapkan kepada seluruh ASN di bawah naungan Kemenag Buteng agar bacaan-bacaan Al-Qur’an yang dilantunkan pada bulan suci Ramadhan ini bisa dilanjutkan nanti di bulan-bulan yang akan datang.
“InsyaAllah melalui Al-Amal Bi At-Tanzil, nanti menjadi tuntunan untuk kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman untuk setiap kerja-kerja yang kita lakukan,” harapnya.
Sebelum tiba waktu berbuka puasa bersama, acara tersebut juga diisi dengan tausiyah Ramadhan yang dibawakan salah satu tokoh agama sekaligus Imam Besar Masjid Raya Lakudo, Drs. H. Muhammad Adnan sekaligus memimpin doa buka puasa. Usai buka puasa bersama, kegiatan pun diakhiri dengan shalat magrib berjama’ah di aula pertemuan lantai II Kantor Kemenag Buteng.
(Anto)
























