
“Beredar Video Pengeroyokan di Depan SMPN 4 Baubau, Dua Pemuda Mengaku Dikeroyok dan Kehilangan HP”
Divisi88News.Com, Baubau – Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap dua pemuda di Kota Baubau beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi di depan SMP Negeri 4 Baubau pada Minggu (21/06/2026) dini hari sekitar pukul 01.40 WITA,
Dalam video yang beredar, korban terlihat ditarik dari sepeda motor oleh sekelompok pemuda yang juga mengendarai motor. Setelah terjatuh, salah satu korban diduga diinjak pada bagian kepala menggunakan sepeda motor sebelum kemudian dikeroyok secara bersama-sama oleh sejumlah orang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Korban bernama Yamin dan Farid, warga Kelurahan Lipu, menceritakan kronologi kejadian yang mereka alami.
“Kita mau pergi beli makanan. Dari sekitar Kantor Camat Betoambari kami sudah diikuti. Pas tiba di depan SMP 4 saya ditarik dari belakang,” ungkap Yamin.
Akibat kejadian tersebut, Yamin mengaku terseret di jalan dan mengalami sejumlah luka.

“Saya terseret. Kepala saya diinjak dengan motor saat saya jatuh. Waktu mau bangun, saya langsung dikeroyok ramai-ramai oleh mereka,” katanya.
Yamin juga mengaku kehilangan telepon genggamnya saat insiden berlangsung.

“HP saya juga hilang,” tambahnya.
Sementara itu,Farid mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab dirinya dan rekannya menjadi sasaran penyerangan.
“Saya tidak tahu apa masalahnya. Saya juga tidak kenal mereka. Tiba-tiba mereka balap motor lalu tarik kami dari belakang,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Farid mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
“Belakang kepala saya luka, muka saya juga, begitu juga lutut saya,” tuturnya.

Sementara itu, Salah Seorang Tokoh Pemuda Betoambari, Aji Berharap Kepada Polres Baubau Agar Teduga Pelaku Pengeroyokan segera Ditangkap.
“kami harap Polres Baubau Segera Menangkap para Pelaku ini,”Ujar Aji.
Hingga berita ini diterbitkan, kasus dugaan pengeroyokan tersebut telah dilaporkan dan sedang ditangani oleh Polres Baubau. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap identitas para pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.


















