BeritaDaerah

KBM UHO Gelar Aksi di DPRD Sultra, Suarakan Demokrasi dan Penyelamatan Lingkungan

10
×

KBM UHO Gelar Aksi di DPRD Sultra, Suarakan Demokrasi dan Penyelamatan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Divisi88news.com, Kendari, Sultra — Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Halu Oleo (KBM UHO) menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap berbagai isu nasional dan daerah yang dinilai menyangkut kepentingan rakyat, demokrasi, serta keberlanjutan lingkungan hidup, 25/05/2026.

Aksi yang dipimpin langsung oleh Jenderal Lapangan, Ade Alfan, berlangsung dengan membawa sejumlah tuntutan strategis. Di antaranya evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembalian fungsi TNI sesuai tugas pokoknya, penolakan terhadap eksploitasi pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir, penghentian kriminalisasi terhadap aktivis lingkungan dan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Dalam jalannya aksi, massa sempat mengalami ketegangan dengan aparat keamanan saat berupaya menyampaikan aspirasi dan melakukan aksi simbolik pembakaran ban sebagai bentuk kekecewaan terhadap respons pemerintah dan lembaga legislatif. Situasi tersebut memicu dinamika di lapangan, termasuk adanya pernyataan dari pimpinan aparat yang menuai sorotan massa aksi karena dianggap kurang mencerminkan semangat demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Meski demikian, aksi tetap berlangsung kondusif hingga Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara bersama jajaran akhirnya menemui massa aksi di pelataran kantor DPRD. Dalam pertemuan tersebut, pihak DPRD menyatakan menerima seluruh poin tuntutan yang disampaikan mahasiswa dan berkomitmen meneruskannya kepada pimpinan DPR RI.

Selain itu, DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara juga menyampaikan bahwa perkembangan tindak lanjut atas aspirasi tersebut akan diinformasikan kembali sebelum akhir Juni 2026.

Jenderal Lapangan aksi, Ade Alfan, menegaskan bahwa KBM UHO akan terus mengawal proses tindak lanjut dari seluruh tuntutan yang telah disampaikan. Menurutnya, gerakan mahasiswa akan terus hadir sebagai bentuk kontrol sosial apabila aspirasi masyarakat tidak ditindaklanjuti secara serius.

“Ketika poin tuntutan yang kami bawa tidak benar-benar ditangani secara serius, maka yakin dan percaya, Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Halu Oleo akan kembali turun dengan gelombang massa yang lebih besar dan semangat perjuangan yang lebih kuat daripada hari ini,” tegas Ade Alfan.

Aksi tersebut menjadi cerminan kuatnya peran mahasiswa sebagai penyambung suara masyarakat sekaligus pengingat pentingnya menjaga demokrasi, keberlanjutan lingkungan, dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.

Penulis: Suarsanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!