BeritaPolri

Respons Cepat Polsek Balikpapan Timur Redam Hoaks Kekerasan Sadis di Manggar, Situasi Dipastikan Aman dan Kondusif

14
×

Respons Cepat Polsek Balikpapan Timur Redam Hoaks Kekerasan Sadis di Manggar, Situasi Dipastikan Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini

Divisi88news.com Balikpapan — Polsek Balikpapan Timur bergerak cepat merespons beredarnya informasi bohong (hoaks) di media sosial yang menyebut adanya tindak kekerasan sadis terhadap seorang anak di wilayah Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur. Melalui langkah cepat pengecekan lapangan dan patroli siber, kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar dan situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif, Senin (25/05/2026).

Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen, S.H., M.H.,menjelaskan bahwa informasi yang viral di media sosial tersebut telah dilakukan verifikasi secara menyeluruh, baik melalui monitoring digital maupun klarifikasi langsung kepada masyarakat sekitar lokasi yang disebutkan dalam narasi unggahan.

“Kami memastikan bahwa tidak terdapat kejadian pembunuhan ataupun tindak kekerasan sebagaimana yang dinarasikan dalam postingan tersebut. Kondisi wilayah Balikpapan Timur hingga saat ini aman, tertib, dan kondusif,” terang pihak Polsek Balikpapan Timur.

Informasi hoaks tersebut diketahui mulai beredar sejak Sabtu malam, 23 Mei 2026. Postingan tersebut menampilkan video disertai narasi provokatif yang menyebutkan adanya aksi pembunuhan sadis terhadap seorang anak kecil di sekitar wilayah Manggar dan SMPN 8 Balikpapan Timur.

Namun setelah dilakukan penelusuran dan identifikasi, video tersebut diketahui merupakan dokumentasi lama kasus pembunuhan balita yang terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada 25 Desember 2024.

Peristiwa sebenarnya terjadi di kawasan Perumahan Karyawan Perusahaan Perkebunan Sawit, Desa Danau Buntar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang. Dalam kasus tersebut, korban balita berinisial MF menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh kakak kandungnya sendiri yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Kasus itu telah ditangani aparat kepolisian setempat dan pelaku telah diamankan sejak tahun 2024 lalu.

Personel Intelkam Polsek Balikpapan Timur juga telah melakukan pengecekan langsung ke wilayah Kelurahan Manggar dan sekitar SMPN 8 Balikpapan Timur. Dari hasil klarifikasi terhadap warga sekitar, dipastikan tidak ada masyarakat yang mengetahui ataupun menyaksikan kejadian sebagaimana yang beredar di media sosial.

Warga setempat menyampaikan bahwa aktivitas masyarakat berlangsung normal dan situasi lingkungan tetap kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Polsek Balikpapan Timur menilai penyebaran konten lama yang dikaitkan dengan wilayah Balikpapan Timur berpotensi menimbulkan keresahan publik, kepanikan masyarakat, serta memengaruhi persepsi terhadap stabilitas keamanan wilayah.

Selain itu, narasi yang menyebut lokasi kejadian berada di sekitar lingkungan sekolah dinilai dapat memicu kekhawatiran orang tua siswa dan mengganggu rasa aman masyarakat sekitar.

Sebagai langkah preventif, Polsek Balikpapan Timur terus meningkatkan patroli siber dan monitoring media sosial guna mengantisipasi penyebaran informasi menyesatkan maupun provokatif lainnya. Kepolisian juga aktif mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi di ruang digital.

Polsek Balikpapan Timur mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

“Mari bersama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan tidak menyebarkan berita bohong serta lebih bijak dalam bermedia sosial,” tutupnya.

Eko Saliwunto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!