Divisi88news.com, Balikpapan — Dalam upaya memperkuat kesadaran dan literasi digital masyarakat, Bidang Humas Polda Kalimantan Timur menggelar sosialisasi bertema “Bijak Bermedia Sosial” di Aula Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Balikpapan Kota, unsur PKK, Ketua LPM, para Ketua RT, Karang Taruna, Sekretaris Lurah se-Kecamatan Balikpapan Kota, serta unsur TNI-Polri melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya sinergi dalam membangun kesadaran bersama di ruang digital.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim, AKBP Musliadi Mustafa, S.E., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa teknologi yang tidak digunakan secara tepat dapat berdampak negatif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, memahami batasan, serta menyadari risiko yang dapat timbul apabila teknologi disalahgunakan,” ujarnya.
Narasumber Sumardi, S.Kom., M.Kom., turut memberikan pemahaman terkait pentingnya kewaspadaan dalam berinteraksi di dunia maya. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi dari pihak yang tidak dikenal serta tidak menyebarkan konten yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Saring sebelum sharing. Pastikan informasi yang diterima benar agar tidak menimbulkan keresahan dan dampak negatif di tengah masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ipda Ibrahim, S.H., dari Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kaltim menekankan pentingnya menjaga keamanan digital serta kolaborasi semua pihak dalam menciptakan ruang siber yang aman, mengingat tingginya tingkat penggunaan internet di Indonesia.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengalami gangguan atau menjadi korban kejahatan siber, sehingga dapat segera ditindaklanjuti secara hukum.
Dalam sesi interaktif, peserta aktif mengajukan pertanyaan, di antaranya terkait maraknya pinjaman online serta perbedaan antara foto berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan foto asli. Menanggapi hal tersebut, narasumber mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam memberikan data pribadi, menghindari tautan mencurigakan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial, sehingga tercipta ruang digital yang aman, sehat, dan kondusif.
Penulis: Eko Saliwunto
























