Uncategorized

Bukan Sekadar Seremonial, DPC PDI Perjuangan Busel Bangun TEBA Modern di Batauga, Karlina Sukarman: Sampah Bisa Jadi Berkah

3
×

Bukan Sekadar Seremonial, DPC PDI Perjuangan Busel Bangun TEBA Modern di Batauga, Karlina Sukarman: Sampah Bisa Jadi Berkah

Sebarkan artikel ini

Divisi88News.com, Buton Selatan – Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui imbauan. Harus ada tindakan nyata. Semangat inilah yang ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buton Selatan melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Organik (TEBA) Modern di Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga, Minggu (1/11/2026).

Di bawah kepemimpinan Ketua DPC PDI Perjuangan Buton Selatan, Karlina Sukarman, gerakan menjaga lingkungan tersebut diwujudkan melalui pembuatan fasilitas pengolahan sampah organik yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.

Pembangunan TEBA Modern ini merupakan bagian dari program Gerakan Merawat Pertiwi, sebuah gerakan lingkungan yang dicanangkan PDI Perjuangan sejak 2021. Program tersebut mendorong kesadaran kolektif untuk menjaga alam, mengurangi timbunan sampah, serta membangun kebiasaan hidup bersih dan berkelanjutan.

Tidak hanya menyiapkan fasilitas, proses pembuatannya juga dilakukan melalui tahapan teknis, mulai dari penggalian tanah, penyiapan wadah pengolahan, hingga pembuatan lubang-lubang sirkulasi udara pada bagian wadah dan penutupnya.

TEBA Modern memiliki ukuran standar 1 x 1 x 1 meter kubik dan dapat dibuat dengan memanfaatkan material yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti buis beton, bambu, gedek, maupun drum, sesuai kondisi wilayah dan kearifan lokal.

Cara kerjanya pun relatif sederhana. Sampah organik yang telah dipisahkan dari sampah anorganik dimasukkan ke dalam wadah TEBA, kemudian diberikan biodekomposer untuk membantu mempercepat proses penguraian. Hasil akhirnya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos bagi tanaman dan menyuburkan tanah.

Dengan metode ini, sampah yang biasanya berakhir di tempat pembuangan akhir dapat dikurangi. Bahkan, sesuatu yang selama ini dianggap tidak berguna bisa diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai manfaat.

Karlina Sukarman: Jangan Berhenti pada Pembangunan

Ketua DPC PDI Perjuangan Buton Selatan, Karlina Sukarman, menegaskan bahwa keberhasilan Gerakan Merawat Pertiwi tidak boleh hanya diukur dari berapa banyak fasilitas TEBA yang berhasil dibangun.

Menurutnya, hal terpenting adalah bagaimana fasilitas tersebut terus dimanfaatkan, dirawat, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, untuk Busel kita sudah buatkan TEBA di Batauga. Selanjutnya kita akan melakukan kegiatan bersih-bersih sampah,” ujar Karlina.

Ia berharap TEBA Modern yang telah dibangun di Kelurahan Laompo dapat terus dirawat dan dipantau hingga menghasilkan kompos yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Bagi Karlina, menjaga lingkungan bukan pekerjaan satu atau dua orang, melainkan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diharapkan mulai membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah tangga.

Siapkan Aksi Besar Pekan Peduli Sampah Nasional

Pembangunan TEBA Modern di Batauga juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Pekan Peduli Sampah Nasional (PPSN) yang dijadwalkan berlangsung pada 9–14 November 2026.

Sebagai puncak kegiatan, Sabtu (14/11/2026), jajaran PDI Perjuangan direncanakan menggelar kerja bakti massal, pemilahan sampah, serta edukasi pengolahan sampah organik secara serentak.

Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung pemecahan tiga Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), yakni pembuatan TEBA Modern, kerja bakti massal kader PDI Perjuangan, serta aksi pemilahan sampah secara serentak lintas wilayah.

Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda partai, tetapi juga mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Sebab, persoalan sampah tidak akan selesai hanya dengan mengangkut dan membuangnya. Perubahan harus dimulai dari kesadaran setiap individu untuk mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dari sumbernya.

Melalui Gerakan Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Buton Selatan ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan sendiri.

Dari sampah menjadi kompos, dari kepedulian menjadi gerakan. Lingkungan terjaga, masyarakat pun mendapatkan manfaatnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!