Divisi88news.com BALIKPAPAN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Balikpapan Timur. Kali ini, kobaran api melanda lahan kosong di kawasan Perumahan Batakan Permai RT 10, Kelurahan Manggar, Selasa (22/9/2026) siang.
Api membakar rumput kering dan semak belukar di lahan milik Naumi dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 5.000 meter persegi. Berkat respons cepat warga bersama unsur gabungan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat lebih luas ke kawasan sekitar.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muhammad Chusen, S.H., M.H., mengatakan penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel kepolisian, TNI, BPBD, serta masyarakat.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA. Setelah itu dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ujar AKP Chusen.
Sehari Sebelumnya, Saksi Melihat Dugaan Aktivitas Pembakaran
Peristiwa tersebut kini turut menjadi perhatian aparat karena adanya keterangan saksi mengenai aktivitas seseorang di sekitar lokasi sehari sebelum kebakaran membesar.
Saksi bernama Rosalena mengaku pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA melihat seseorang yang diduga sedang melakukan pembakaran di bagian ujung lahan.

Menurut keterangan saksi, api kemudian terlihat membesar dan orang tersebut berupaya melakukan pemadaman secara mandiri.
Sehari berselang, Selasa sekitar pukul 14.00 WITA, saksi kembali melihat kobaran api yang membubung tinggi dari arah lahan kosong tersebut.
Melihat kondisi itu, saksi kemudian mengajak warga sekitar untuk memantau lokasi sekaligus mencari keberadaan orang yang sebelumnya terlihat berada di area lahan.
Informasi tersebut selanjutnya disampaikan kepada Ketua RT 76, sebelum diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar dan BPBD Kecamatan Balikpapan Timur.
Warga bersama Ketua RT kemudian bergerak melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia sembari melakukan penyemprotan air pada sejumlah titik api untuk mencegah kobaran meluas.
Upaya tersebut kemudian diperkuat personel BPBD Balikpapan Timur bersama unsur terkait hingga api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Sepeda Motor Ditemukan di Sekitar Lokasi
Dalam penanganan di lapangan, petugas juga menemukan satu unit sepeda motor yang tertinggal di sekitar lokasi kebakaran.
Berdasarkan keterangan saksi, kendaraan tersebut diduga berkaitan dengan seseorang yang sebelumnya terlihat melakukan aktivitas pembakaran di area tersebut.
Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan pemilik maupun keterkaitan kendaraan tersebut dengan peristiwa Karhutla.
“Temuan tersebut masih menjadi bagian dari informasi awal yang perlu didalami. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh keterangan dan fakta di lapangan diperiksa secara menyeluruh,” jelas Chusen.
Pendalaman terhadap keterangan saksi, kondisi lokasi serta temuan di sekitar titik kebakaran akan dilakukan sesuai prosedur untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Kabel Listrik Ikut Terbakar, Keselamatan Warga Jadi Perhatian

Selain menghanguskan vegetasi kering, kebakaran juga menyebabkan kabel listrik di sekitar area terdampak ikut terbakar.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu jaringan listrik sekaligus menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat apabila tidak segera ditangani.
Karena itu, penanganan pascakebakaran tidak hanya diarahkan untuk memastikan api benar-benar padam, tetapi juga mengantisipasi dampak lain yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.
Sinergi Warga dan Aparat Cegah Api Meluas
Dalam penanganan Karhutla tersebut, sejumlah unsur turut berada di lokasi, di antaranya Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muhammad Chusen, S.H., M.H., Ps. Kanit Unit Intelkam Ipda Waslim, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar Aipda Eddy W.H., personel Beat 110 Sat Samapta Polresta Balikpapan, personel Intelkam Polsek Balikpapan Timur, Babinsa Kelurahan Manggar Serda Abdul Aziz, Tim Alfa Karhutla Mabes TNI, BPBD Kecamatan Balikpapan Timur serta masyarakat sekitar.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan awal. Warga yang mengetahui adanya kobaran api segera melaporkan kejadian sekaligus membantu upaya pemadaman sebelum diperkuat petugas.
Respons cepat tersebut menjadi salah satu faktor penting sehingga kobaran api dapat dikendalikan sebelum menjalar ke area yang lebih luas.
Polisi Perkuat Pencegahan Karhutla
Kapolsek Balikpapan Timur mengingatkan bahwa kondisi lahan yang dipenuhi rumput dan semak kering memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran, terlebih ketika cuaca panas dan angin mendukung penyebaran api.
Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran atau munculnya titik api di lingkungan masing-masing.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat berarti untuk mempercepat penanganan sebelum api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” kata Chusen.
Polsek Balikpapan Timur bersama unsur terkait juga akan meningkatkan pemantauan terhadap lahan-lahan kosong yang memiliki vegetasi kering dan berpotensi mudah terbakar.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini dan menjaga keselamatan masyarakat di tengah meningkatnya potensi kebakaran lahan.
Peristiwa di Batakan Permai menjadi pengingat bahwa api yang bermula dari lahan kosong dapat dengan cepat berubah menjadi ancaman bagi lingkungan dan permukiman. Karena itu, kewaspadaan, kepedulian serta keberanian masyarakat untuk segera melapor menjadi mata rantai penting dalam mencegah Karhutla meluas.
Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan aman dan terkendali. Aparat masih melakukan pemantauan serta pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran dan menindaklanjuti setiap informasi yang ditemukan di lapangan.
Eko Saliwunto


























