Kepala MTsN 4 Buton Tengah, Asman Bandera, S.Pd, saat menyerahkan bantuan THR kepada siswa dhuafa.
Divisi88news.com, Buton Tengah, Sultra – Di tengah suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadhan 1447 H, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Buton Tengah (Buteng) menunjukkan kepedulian sosialnya.
Kepala MTsN 4 Buteng, Asman Bandera, S.Pd didampingi jajaran Dewan Guru/Staf Tata Usaha telah menyerahkan bantuan Tebar Harapan Ramadhan (THR) berupa paket bingkisan (berisi tepung terigu, gula pasir, mentega, minyak goreng, dan sirup) menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H kepada puluhan siswa-siswi kategori dhuafa di Mushola Al-Karim (Mushola milik MTsN 4 Buteng) pada Kamis (12/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini merupakan bagian dari program rutin tahunan MTsN 4 Buteng untuk sedikit membantu meringankan beban keluarga siswa-siswi dhuafa dalam menyambut hari raya.
Penyerahan bantuan THR ini juga sejalan dengan semangat program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

“Hari ini kita berkumpul dalam rangka penyerahan Tebar Harapan Ramadhan (THR), ini merupakan program nasional dari Kementerian Agama Republik Indonesia, mulai dari pusat, berlanjut ke daerah-daerah, sampai ke madrasah-madrasah, maupun di setiap Kantor Urusan Agama (KUA),” ucapnya.
“Khusus kita di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Kanwil Kemenag Sultra), kita laksanakan sama-sama pada hari ini tanggal 12 Maret 2026,” sambungnya.
Sebenarnya, Asman Bandera menginginkan agar semua siswa bisa mendapatkan bantuan THR berupa paket bingkisan, namun masih terkendala dengan keterbatasan anggaran, sehingga hanya ada perwakilan dari semua kelas, serta diprioritaskan bagi siswa kategori dhuafa yaitu siswa-siswi yang sudah yatim/piatu atau dari keluarga kurang mampu,
“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari bapak/ibu guru ini bisa sedikit meringankan dan bisa dimanfaatkan dengan baik, itu harapan dari bapak/ibu guru semuanya terkait penyerahan THR ini,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Kepala MTsN 4 Buteng berharap dapat menanamkan karakter religius dan jiwa saling berbagi kepada siswa, sehingga madrasah tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga menjadi pusat pewarisan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.
(Anto)
























