Uncategorized

Musancab PDI Perjuangan Busel Menggema, Mesin Politik 2029 Mulai Dipanaskan

10
×

Musancab PDI Perjuangan Busel Menggema, Mesin Politik 2029 Mulai Dipanaskan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC PDI Perjuangan Buton Selatan, Karlina Sukarman Saat Membawakan Sambutan Pada Musancab, Selasa (19/05/2026).

Divisi88News.Com, Buton Selatan – PDI Perjuangan Kabupaten Buton Selatan mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di tujuh kecamatan yang dirangkaikan dengan pendidikan politik.

Kegiatan bertemakan “Solid Bergerak, Menyatu dan Bekerja untuk Rakyat” itu digelar di Gedung Lamaindo, Selasa (19/5/2026), dan dihadiri ratusan kader serta simpatisan partai dari berbagai wilayah di Buton Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Muhammad Adios, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara Hasrat Haji Nabi, anggota DPRD Sulawesi Tenggara Nursalam Lada, Ketua DPRD Buton Selatan Dodi Hasri, Ketua DPC PDI Perjuangan Buton Selatan Karlina Sukarman, jajaran pengurus DPD, anggota Fraksi PDI Perjuangan, hingga pengurus PAC dan ranting se-Buton Selatan.

 

Atmosfer kegiatan berlangsung penuh semangat dan militansi. Sorakan dukungan kader menggema di dalam ruangan, menandakan konsolidasi partai mulai digerakkan lebih dini menghadapi pertarungan politik 2029.

Ketua DPC PDI Perjuangan Buton Selatan, Karlina Sukarman, menegaskan Musancab bukan hanya agenda organisasi, tetapi momentum memperkuat barisan perjuangan partai hingga ke tingkat bawah.

“Musancab ini menjadi momentum konsolidasi besar untuk memperkuat akar rumput. Kekuatan utama PDI Perjuangan bukan di barisan atas, tetapi di tangan kader-kader yang bersentuhan langsung dengan rakyat,” ujarnya.

Karlina juga menyerukan pentingnya persatuan dan loyalitas kader dalam memenangkan perjuangan politik partai di masa mendatang.

“Solid bergerak bersama di tujuh kecamatan dan memenangkan PDI Perjuangan Buton Selatan secara hatrick. Rambut boleh sama hitam, pilihan boleh dinamis, tetapi ketika komando partai sudah dibunyikan, kita semua adalah satu wadah, satu jiwa, satu perjuangan,” tegasnya disambut tepuk tangan kader.

Ia menegaskan kader partai harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.

“Ketika ada program pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat kecil, maka disini peran PDI Perjuangan hadir memberikan kritikan dan saran yang membangun,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara, Hasrat Haji Nabi, dalam pidatonya menyampaikan sikap tegas partai terkait dukungan terhadap pemerintahan daerah selama kebijakan yang dijalankan berpihak kepada rakyat.

“Saya tegas menyampaikan selama program-program Pak Bupati dalam setiap tahun anggaran itu pro rakyat, maka saya garansikan seluruh anggota Fraksi saya di DPRD Buton Selatan akan support dengan programnya Pak Bupati,” tegasnya.

Hasrat juga memberi peringatan keras kepada kader partai di legislatif agar tetap sejalan dengan garis perjuangan partai.

“Jika ada satu pun anggota Fraksi PDI Perjuangan Buton Selatan yang tidak pro terhadap program kerakyatan, saya minta Ketua DPC, Ketua DPRD, dan Ketua Fraksi untuk mengambil langkah-langkah strategis dan terukur,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan partai politik harus benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Tujuan keberadaan partai di negeri ini bukan hanya di Buton Selatan, tujuan utamanya adalah mengabdi untuk rakyat, bukan mengabdi untuk kepentingan kelompok ataupun kepentingan pribadi. Apalagi hanya karena dasar suka atau tidak suka. Yang kita perjuangkan adalah kepentingan rakyat di tengah efisiensi yang melanda seluruh Indonesia,” katanya.

Hasrat juga berharap hubungan antara pemerintah daerah dan Fraksi PDI Perjuangan di DPRD tetap berjalan harmonis serta mendapat perlakuan yang setara dengan fraksi lainnya.

“Kami tidak meminta dilebih-lebihkan, tetapi setidaknya atensi terhadap Fraksi PDI Perjuangan sama dengan fraksi-fraksi lain yang mengusung Pak Bupati pada Pilkada kemarin,” ujarnya.

Ia pun menutup arahannya dengan menegaskan bahwa seluruh kader legislatif wajib tunduk pada keputusan struktural partai.

“Saya tegaskan kepada kawan-kawan fraksi bahwa komando kalian ada di struktural partai, pengambilan keputusan dengan nuansa demokratis terpimpin,” tandasnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Buton Selatan Muhammad Adios mengajak seluruh elemen politik menjaga persatuan dan mengedepankan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Kalau ada persoalan, mari kita cari solusi bersama, bukan mencari kesalahan. Yang penting bagaimana kita membangun Buton Selatan dengan kebersamaan,” ujarnya.

Musancab serentak tersebut menjadi sinyal kuat bahwa PDI Perjuangan Buton Selatan mulai menyusun langkah strategis dan memperkuat mesin politik lebih awal demi menghadapi pertarungan politik 2029 dengan target mempertahankan bahkan menambah kekuatan kursi legislatif di DPRD Buton Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!