Divisi88news.com BALIKPAPAN – Kepulan asap yang membubung dari lahan kosong milik TNI AD di kawasan Jalan Batakan Permai RT 37, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Selasa (22/9/2026) siang, memicu respons cepat aparat dan unsur penanganan kebakaran.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA itu menghanguskan rumput kering dan semak belukar dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai ±3 hektare.
Di tengah kondisi vegetasi yang kering dan mudah terbakar, kobaran api berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan. Respons cepat lintas unsur pun dilakukan untuk membatasi perambatan api sekaligus memastikan kawasan sekitar tetap aman.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muhammad Chusen, S.H., M.H., bersama personel Polsek Balikpapan Timur turut berada di lokasi dalam penanganan kebakaran tersebut.
Informasi awal mengenai kebakaran diperoleh dari warga. Salah seorang saksi, Joko Mulyono, mendapat informasi mengenai kepulan asap dari kawasan lahan kosong tersebut. Setelah mendatangi lokasi, saksi melihat kobaran api membakar rumput kering dan semak belukar.
Informasi kemudian diteruskan kepada Babinsa Kelurahan Manggar dan petugas BPBD untuk segera mendapatkan penanganan.
Tidak lama berselang, unsur penanganan gabungan bergerak menuju lokasi. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama melibatkan Polsek Balikpapan Timur, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPBD, personel Beat 110 Sat Samapta Polresta Balikpapan, Tim Respons Brimob Polda Kalimantan Timur, Tim Alfa Karhutla Mabes TNI, serta warga sekitar.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mengendalikan kobaran api, terlebih lokasi kebakaran berada di kawasan lahan terbuka dengan vegetasi kering yang dapat mempercepat penyebaran api.
Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Penyisiran dan pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang masih berpotensi menyala kembali.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.30 WITA, api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi dinyatakan dalam tahap aman setelah dilakukan pengecekan serta pendinginan pada area bekas terbakar.
Vegetasi Kering Jadi Faktor Risiko
Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muhammad Chusen menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap lahan terbuka yang dipenuhi rumput dan semak kering, khususnya dalam kondisi cuaca panas.
Vegetasi yang mengering dapat menjadi bahan yang mudah terbakar dan memungkinkan api bergerak cepat apabila terdapat sumber api di sekitarnya.
Karena itu, penanganan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman ketika api sudah membesar. Deteksi dini, pemantauan kawasan rawan serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memutus potensi kebakaran sejak awal.
Dalam kejadian ini, penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan. Aparat masih melakukan pendalaman melalui keterangan saksi, pemeriksaan lokasi dan informasi pendukung lainnya.
Tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sinergi Polri, TNI, BPBD dan Warga
Penanganan kebakaran di Manggar kembali menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Polri, TNI, BPBD, unsur pemerintah wilayah, personel penanganan kebakaran dan masyarakat bergerak dalam satu tujuan: menghentikan kobaran api sebelum menjangkau kawasan lain yang memiliki risiko lebih besar.
Bagi masyarakat, kehadiran warga dalam membantu proses pemadaman juga menjadi bagian penting dari sistem deteksi dan respons dini. Informasi mengenai kepulan asap yang segera disampaikan kepada petugas memungkinkan penanganan dilakukan tanpa menunggu api berkembang lebih luas.
Ke depan, pemantauan terhadap lahan kosong dengan vegetasi kering di wilayah Balikpapan Timur perlu terus diperkuat. Pembersihan material mudah terbakar, pengawasan berkala dan pelaporan cepat apabila ditemukan asap atau titik api menjadi langkah sederhana namun strategis dalam mencegah Karhutla.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi menjadi sumber api.
Sebab, di tengah hamparan rumput dan semak yang mengering, api kecil dapat berubah menjadi ancaman besar dalam waktu singkat. Pencegahan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Polsek Balikpapan Timur bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan kawasan yang telah terbakar benar-benar aman serta mengantisipasi munculnya kembali titik api di lokasi maupun kawasan rawan lainnya.
Eko Saliwunto


























