BeritaPolri

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polresta Balikpapan Perkuat Edukasi Warga dan Satkamling

7
×

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polresta Balikpapan Perkuat Edukasi Warga dan Satkamling

Sebarkan artikel ini

Divisi88news.com BALIKPAPAN – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya dilakukan ketika api telah berkobar. Langkah pencegahan justru menjadi bagian penting yang harus dibangun sejak dini melalui kepedulian, kewaspadaan, dan kesadaran bersama di tengah masyarakat.

Semangat tersebut terus digaungkan Polresta Balikpapan melalui jajaran Polsek, dengan mengintensifkan kegiatan mitigasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi Karhutla di wilayah Kota Balikpapan.

Pada Kamis (17/9/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar, Polsek Balikpapan Timur, Aipda Edy Wahyudi, turun langsung menyambangi warga serta petugas Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di kawasan Batakan Permai, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Edy menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak lengah terhadap potensi munculnya sumber api, terutama pada kondisi lingkungan yang rawan mengalami kekeringan.

Edukasi diberikan dengan pendekatan langsung dan humanis, sekaligus mengajak warga menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Masyarakat diingatkan untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, termasuk membakar sampah maupun material mudah terbakar di sekitar permukiman. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan serta memastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

Selain itu, masyarakat diajak mengenali berbagai aktivitas yang berpotensi menjadi sumber api dan bersama-sama menjaga kondisi lingkungan sekitar. Kewaspadaan tersebut dinilai penting karena kebakaran dapat berkembang dengan cepat apabila sumber api berada di kawasan yang memiliki banyak material mudah terbakar.

Peran Satkamling juga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Sebagai unsur masyarakat yang berada langsung di lingkungan permukiman, petugas Satkamling diharapkan dapat membantu meningkatkan kewaspadaan sekaligus menjadi penghubung awal apabila ditemukan indikasi kebakaran.

Aipda Edy menekankan bahwa pencegahan Karhutla pada dasarnya berawal dari kesadaran setiap individu.

«“Bersama kita bisa cegah Karhutla sejak dini. Semua kita awali dengan niat dan tekad yang bulat. Keamanan dan keselamatan bukanlah tugas petugas Kepolisian semata, namun menjadi peran dan kewajiban seluruh warga masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan,” pesan Aipda Edy Wahyudi.»

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu api membesar untuk bertindak. Apabila warga menemukan titik api, kepulan asap, atau kondisi lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran, informasi tersebut diharapkan segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Untuk mendukung respons cepat terhadap gangguan keamanan maupun keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Polri 110 yang dapat digunakan secara gratis.

Langkah edukasi dan mitigasi yang dilakukan jajaran Polresta Balikpapan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga hutan, lahan, dan lingkungan bukan semata-mata tugas aparat.

Lebih dari sekadar mencegah terjadinya kebakaran, kepedulian tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga ruang hidup, keselamatan warga, serta kelestarian lingkungan bagi generasi yang akan datang.

Hutan kita adalah masa depan kita. Mencegah Karhutla hari ini berarti menjaga kehidupan untuk esok hari.

Eko Saliwunto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!