BeritaPendidikan

Selenggarakan Workshop Peningkatan Profesionalisme Guru, MTsN 4 Buton Tengah Hadirkan Instruktur Ahli ‘Deep Learning’

22
×

Selenggarakan Workshop Peningkatan Profesionalisme Guru, MTsN 4 Buton Tengah Hadirkan Instruktur Ahli ‘Deep Learning’

Sebarkan artikel ini

Divisi88news.com, Buton Tengah, Sultra – Dalam upaya mempercepat transformasi pendidikan di tingkat madrasah, MTsN 4 Buton Tengah (Buteng) menyelenggarakan workshop bertajuk ‘Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta dengan Pendekatan Deep Learning’ pada Sabtu (4/4/2026).

Workshop tersebut diikuti langsung oleh kepala madrasah Asman Bandera, S.Pd, beserta seluruh jajaran tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkup MTsN 4 Buteng, dengan menghadirkan instruktur ahli ‘Deep Learning’ M. Yasri, S.Pd., M.Pd sebagai pemateri.

Workshop tersebut bertujuan untuk membekali para pendidik melalui strategi pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning), yang menjadi salah satu pilar penguatan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2025/2026.

Pendekatan ‘Deep Learning’ ini menekankan pada penciptaan proses belajar yang bermakna, di mana siswa tidak sekadar menghafal materi, tetapi mampu berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif sesuai dengan semangat kurikulum terbaru.

Implementasi pembelajaran mendalam diharapkan dapat memperkecil kesenjangan pemahaman guru, serta mempercepat adopsi model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital saat ini.

Pada sesi pertama, Yasri menjelaskan secara garis besar tentang penerapan kurikulum merdeka dengan menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) yang memiliki empat struktur yaitu: Dimensi Profil Lulusan, Prinsip Pembelajaran, Pengalaman Belajar, serta Kerangka Pembelajaran.

“Bapak ibu semua jangan keliru, saat ini kurikulum belum berubah, masih tetap menggunakan kurikulum merdeka, hanya pendekatannya saja yang dikembangkan, yaitu dengan menerapkan pembelajaran mendalam atau biasa disebut dengan istilah ‘Deep Learning’, ada juga yang diistilahkan dengan kurikulum berbasis cinta, itu semua hanya berbicara masalah pendekatan, tapi induknya masih tetap adalah Kurikulum Merdeka,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, Yasri juga menekankan pentingnya peran guru sebagai fasilitator yang mampu membangun pola pikir mendalam pada siswa, melalui metode inovatif seperti pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) maupun eksperimen.

“Hari ini guru-guru MTsN 4 Buton Tengah termasuk beruntung, karena mendapatkan materi tentang pendekatan pembelajaran mendalam dari sumbernya langsung, saat ini kami tergabung sebagai Tim Fasilitator Pembelajaran Mendalam GBTK Sultra, sehingga pemaparan yang kami berikan hari ini merupakan sumber resmi dari pemerintah Republik Indonesia,” paparnya.

Ia juga menjabarkan tiga prinsip utama dalam pembelajaran mendalam yaitu: Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful).

Berikut adalah penjelasan detail dari ketiga prinsip tersebut:

1. Berkesadaran (Mindful Learning)

Didefinisikan bahwa peserta didik memahami tujuan pembelajaran, sadar akan apa yang dipelajari, dan aktif mengembangkan strategi untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam implementasinya, guru menumbuhkan motivasi intrinsik dengan memberikan pertanyaan awal yang memancing rasa ingin tahu, sehingga siswa tahu mengapa dan untuk apa mereka belajar.

2. Bermakna (Meaningful Learning)

Didefinisikan bahwa pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata, konteks lokal, budaya, maupun pengalaman sehari-hari siswa.

Implementasinya, materi yang diajarkan dirasakan relevan dan memberikan manfaat langsung, sehingga pengetahuan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa.

3. Menggembirakan (Joyful Learning)

Didefinisikan sebagai proses belajar berlangsung dalam suasana yang positif, nyaman, dan menyenangkan, yang memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif.

Implementasinya yaitu guru berperan sebagai penyemangat belajar, menciptakan suasana emosional yang positif, dan meningkatkan rasa ingin tahu siswa.

“Pembelajaran mendalam ini dilaksanakan melalui proses olah pikir, olah rasa, olah hati, dan olahraga secara holistik untuk membentuk profil lulusan yang kompeten,” ungkap Yasri.

Di akhir kegiatan, Yasri menjelaskan pula tentang poin-poin penting dalam pembuatan perangkat pembelajaran dengan pendekatan ‘Deep Learning’ melalui contoh RPP dari salah satu guru Bahasa Inggris kelas IX.

Di tempat terpisah, Kepala MTsN 4 Buton Tengah, Asman Bandera, S.Pd saat dikonfirmasi oleh awak Divisi88news.com mengatakan, penyelenggaraan workshop tersebut merupakan langkah konkret madrasah dalam mendukung visi pendidikan nasional yang unggul dan ramah anak.

“Melalui pelatihan yang interaktif dan komunikatif ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik di MTsN 4 Buton Tengah dapat mengimplementasikan hasil workshop dalam praktik pembelajaran sehari-hari guna meningkatkan mutu lulusan madrasah di Kabupaten Buton Tengah,” pungkasnya.

Latar Belakang Keilmuan Pemateri

Diketahui, M. Yasri, S.Pd., M.Pd lahir di Kota Baubau pada tahun 1981. Ia merupakan guru Matematika di SMAN 5 Baubau.

Selain berstatus sebagai guru PNS di SMAN 5 Kota Baubau, Yasri juga merupakan Tenaga Fasilitator Pembelajaran Mendalam di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sulawesi Tenggara (BGTK Sultra).

Yasri merupakan alumni S-1 Pendidikan Matematika Universitas Halu Oleo (UHO). Ia juga jebolan S-2 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Makassar.

Sebagai seorang praktisi pendidikan, ia telah malang melintang terlibat aktif dalam berbagai pelatihan di bidang pendidikan, mulai dari dalam negeri hingga ke luar negeri (di beberapa negara seperti Singapura, Jepang, Australia, Inggris, dan lain-lain).

Telah kurang lebih 15 tahun lamanya, Yasri dikontrak sebagai tenaga profesional pengembangan pendidikan di Indonesia.

M. Yasri telah banyak memberikan materi pelatihan kepada para instruktur bidang pendidikan tentang implementasi kurikulum di satuan pendidikan di berbagai provinsi, maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Penulis: Anto Buteng

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!