BeritaDaerahNasional

Warga Kelurahan Mampun Laporkan Dugaan Pelanggaran, Anak Sekolah Diduga Masuk Tempat Hiburan Malam

11
×

Warga Kelurahan Mampun Laporkan Dugaan Pelanggaran, Anak Sekolah Diduga Masuk Tempat Hiburan Malam

Sebarkan artikel ini

Divisi88News.com , MERANGIN – Keluhan warga Kelurahan Mampun, Kabupaten Merangin, terhadap aktivitas sebuah tempat hiburan malam di wilayah tersebut semakin mengemuka. Warga menyoroti dugaan masuknya anak usia sekolah ke lokasi hiburan, termasuk mereka yang disebut masih mengenakan seragam sekolah.

Informasi tersebut disampaikan berdasarkan keterangan Ketua Karang Taruna Kelurahan Mampun yang mengaku menerima laporan adanya anak sekolah yang mendatangi tempat hiburan tersebut.

“Ini yang paling kami takutkan. Kata Ketua Karang Taruna, ada anak sekolah memakai seragam nongkrong di tempat itu. Bagaimana masa depan generasi kami?” ujar salah seorang perwakilan warga, Selasa (2/9/2026).

Warga menilai dugaan tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Pasalnya, keberadaan anak sekolah di tempat hiburan malam, apabila benar terjadi, dinilai berpotensi menimbulkan persoalan serius terkait pengawasan anak dan perlindungan generasi muda.

Selain persoalan dugaan keterlibatan anak sekolah, warga juga mempersoalkan aktivitas tempat hiburan yang disebut memiliki sejumlah ruangan tertutup serta fasilitas biliar dan beroperasi hingga dini hari, bahkan disebut dapat berlangsung sampai sekitar pukul 04.00–05.00 WIB.

Kekhawatiran warga semakin meningkat lantaran lokasi tempat hiburan tersebut berada di kawasan permukiman dan disebut tidak jauh dari fasilitas keagamaan serta makam umum.

Warga meminta pemerintah dan aparat terkait tidak mengabaikan keresahan yang berkembang di tengah masyarakat. Mereka mendesak Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Merangin, Satpol PP, serta Polres Merangin untuk turun langsung melakukan pemeriksaan dan memastikan kegiatan usaha tersebut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mohon lindungi anak-anak kami. Jangan biarkan tempat seperti ini menjadi ruang yang dapat merusak generasi Mampun,” tegas warga.

Warga berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti secara objektif dan transparan. Jika ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat meminta pemerintah maupun aparat mengambil langkah tegas sesuai peraturan perundang-undangan.

Catatan: Dugaan mengenai anak sekolah yang berada di lokasi maupun aktivitas tempat hiburan tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak terkait. Konfirmasi dari pengelola tempat usaha dan instansi berwenang penting untuk memastikan fakta serta memberikan pemberitaan yang berimbang. ( TK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!