BeritaPolri

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Mawasangka Tengah Perkuat Edukasi dan Kesadaran Warga

13
×

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Mawasangka Tengah Perkuat Edukasi dan Kesadaran Warga

Sebarkan artikel ini

Divi88news.com BUTON TENGAH – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Polsek Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah. Langkah preventif dilakukan dengan menyambangi masyarakat sekaligus memberikan sosialisasi mengenai bahaya kebakaran dan pentingnya menjaga lingkungan dari potensi munculnya titik api.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Mawasangka Tengah IPTU Raboddin, S.H., bersama Kanit Binmas Aipda Kaharuddin dan sejumlah personel Unit Binmas Polsek Mawasangka Tengah.Rabu/02/09/2026.

Dalam kegiatan sosialisasi, personel kepolisian mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga juga diberikan pemahaman agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih pada kondisi cuaca yang dapat membuat api dengan mudah menjalar ke area sekitarnya.

Kapolsek Mawasangka Tengah IPTU Raboddin, S.H. mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepedulian warga dalam menjaga lingkungan.

«“Pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang dapat menimbulkan kebakaran,” ujar IPTU Raboddin.»

Ia menegaskan, sosialisasi dilakukan sebagai langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat sebelum terjadi bencana. Menurutnya, api yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi kebakaran besar apabila tidak segera ditangani, terlebih jika berada di kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.

Selain mengancam kelestarian lingkungan, Karhutla juga dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat, mengganggu aktivitas sehari-hari, hingga berdampak terhadap kesehatan akibat asap yang ditimbulkan.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh aktivitas pembakaran di sekitar kawasan permukiman maupun lahan terbuka. Setiap warga diharapkan menjadi bagian dari sistem pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mencegah sebelum api terjadi. Kepedulian masyarakat menjadi benteng pertama dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Mawasangka Tengah juga terus membangun komunikasi yang humanis dengan masyarakat. Pendekatan dialogis dipilih agar pesan-pesan kamtibmas, termasuk pencegahan Karhutla, dapat diterima dengan baik dan menjadi kesadaran bersama.

Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polsek Mawasangka Tengah dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keselamatan masyarakat di wilayah hukumnya.

Polisi berharap masyarakat tidak hanya memahami bahaya Karhutla, tetapi juga memiliki kepedulian untuk ikut mencegahnya. Sebab, menjaga lingkungan dari ancaman api pada hakikatnya bukan sekadar menjaga hutan dan lahan, melainkan menjaga ruang hidup, kesehatan, serta keselamatan masyarakat itu sendiri.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga potensi kebakaran di wilayah hukum Polsek Mawasangka Tengah dapat ditekan sejak dini.

Eko Saliwunto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!