Divisi88news.com BALIKPAPAN – Kobaran api membakar lahan kosong seluas kurang lebih empat hektare di Jalan Mu’in Faisal RT 10, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Rabu (2/9/2026) siang.
Kebakaran yang terjadi di tengah kondisi lahan yang relatif kering tersebut sempat membuat warga di sekitar lokasi khawatir. Pasalnya, api terlihat membesar dan merambat ke arah bagian atas jalan, sehingga berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.
Kapolsek Balikpapan Timur, AKP Muh. Chusen, S.H., M.H., mengatakan, informasi awal mengenai kebakaran diterima setelah seorang warga bernama Husen, yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat bata, melihat kobaran api di sekitar lahan kosong yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.
“Pada saat melihat api, saksi kemudian menuju lokasi untuk mengamankan tiga ekor sapi yang sedang berada di lahan tersebut,” ujar AKP Chusen.
Menurut keterangan saksi, ketika berada di lokasi, kobaran api sudah cukup besar dan bergerak merambat. Kondisi tersebut kemudian segera dilaporkan sehingga personel kepolisian bersama unsur terkait dapat melakukan penanganan.
Mendapat informasi tersebut, jajaran Polsek Balikpapan Timur langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan. Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur TNI, Polri dan petugas pemadam kebakaran.
Sedikitnya tiga unit kendaraan pemadam dan penanganan kebakaran dikerahkan. Masing-masing satu unit mobil pemadam BPBD Kota Balikpapan, satu unit mobil pemadam Lanud Dhomber Balikpapan, serta satu unit Water Cannon Satbrimob Polda Kaltim. Penanganan juga didukung satu unit ambulans.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 16.30 WITA. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.
Kesigapan petugas menjadi bagian penting dalam mencegah api merambat lebih jauh, khususnya ke arah permukiman warga dan bangunan yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Dalam penanganan di lapangan, sejumlah pejabat dan personel turut terlibat, di antaranya Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K., M.Si., Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muh. Chusen, Danramil 0905-03/Balikpapan Timur Mayor Purnomo, Kanit Intel Polsek Balikpapan Timur Ipda Waslim, Pamapta Regu 3 Polresta Balikpapan Ipda Salsy, Bhabinkamtibmas Manggar Aipda Edy Wahyudi serta personel piket Polsek Balikpapan Timur.
Penyebab Kebakaran Masih Didalami
Meski api telah berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan.
Berdasarkan keterangan saksi, saat tiba di sekitar lokasi, tidak ditemukan orang yang berada di titik awal munculnya api. Karena itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh di lapangan, termasuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan informasi terkait awal mula kebakaran.
Polsek Balikpapan Timur juga melakukan pemantauan pascakebakaran untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
“Kamimasihmelakukanpendalamanuntukmengetahui penyebabpastikebakaran.Untuksementara,belumdapatdisimpulkanapakahkebakaranterjadikarenafaktor kelalaianmaupunsebablainnya,”jelas AKP Chusen.
Ia menegaskan, penanganan kebakaran tidak hanya berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi, mengingat kondisi lahan kering dapat meningkatkan risiko munculnya kembali titik api.
Polisi Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan Sembarangan
Kapolsek Balikpapan Timur juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada kondisi cuaca panas dan lingkungan yang mudah terbakar.

Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah, rumput maupun lahan secara sembarangan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat ketika berada di kawasan yang memiliki material kering serta mendapat dukungan angin.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” pesan AKP Chusen.
Selain pemantauan, jajaran Bhabinkamtibmas juga diarahkan untuk terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak kebakaran lahan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan, sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Polsek Balikpapan Timur bersama TNI, BPBD, pemerintah kelurahan dan unsur terkait akan terus memperkuat patroli serta pemantauan di wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran.
Hingga api dinyatakan padam dan proses pendinginan selesai, situasi di sekitar lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ada laporan mengenai kebakaran yang meluas ke permukiman maupun bangunan warga.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa di tengah ancaman kebakaran lahan, kecepatan informasi, kesigapan petugas dan kepedulian masyarakat merupakan tiga mata rantai penting untuk mencegah api berubah menjadi bencana yang lebih besar.
Eko Saliwunto
























