BeritaPolri

Api Lahap 5.000 Meter Persegi Lahan Kosong Dekat Tol Balikpapan – Samarinda, Polisi Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

11
×

Api Lahap 5.000 Meter Persegi Lahan Kosong Dekat Tol Balikpapan – Samarinda, Polisi Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

Sebarkan artikel ini

Divisi88news.com BALIKPAPAN — Kepulan asap dari lahan kosong di sekitar Jalan Tol Balikpapan–Samarinda, Selasa (1/9/2026) siang, berubah menjadi kobaran api. Sedikitnya sekitar 5.000 meter persegi lahan yang dipenuhi rumput dan semak belukar terbakar di samping RAM 4 Tol 1B arah Balikpapan–Samarinda, RT 37, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.

Posisi kebakaran yang berada di sekitar kawasan jalan tol membuat penanganan dilakukan secara cepat dan terpadu. Selain berpotensi meluas ke area sekitar, asap kebakaran juga dapat mengganggu jarak pandang pengguna jalan apabila bergerak ke arah badan jalan tol.

Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muh. Chusen, S.H., M.H., bersama personelnya langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi kebakaran. Jajaran kepolisian kemudian berkoordinasi dengan BPBD Balikpapan Timur, petugas KSO Tol 1B, petugas tol, TNI, serta personel Sat Samapta Polresta Balikpapan untuk melakukan pemadaman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui setelah saksi Joko Mulyono menerima informasi dari warga sekitar mengenai kepulan asap yang terlihat berasal dari kawasan lahan kosong di sekitar Tol 1B.

Saksi kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Setibanya di lokasi, ia mendapati api telah membakar vegetasi kering berupa rumput dan semak belukar.

Informasi tersebut selanjutnya disampaikan melalui grup komunikasi internal perusahaan Tol 1B. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat koordinasi dan mendatangkan bantuan pemadaman.

Petugas KSO Tol 1B kemudian bergerak menuju lokasi dengan membawa mobil tangki air dan melakukan pemadaman awal. Tidak berselang lama, petugas BPBD Balikpapan Timur tiba dan bersama-sama melakukan penanganan.

Proses pemadaman juga melibatkan Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen, S.H., M.H., Pawas Polsek Balikpapan Timur IPTU Jojok, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar AIPTU Eddy W, Babinsa Kelurahan Manggar Serda Aziz, personel penjagaan Polsek Balikpapan Timur, personel Beat 10 Patroli 110 Sat Samapta Polresta Balikpapan, petugas BPBD Balikpapan Timur, petugas mobil tangki air KSO Tol 1B, serta petugas Tol 1B.

Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muh. Chusen, S.H., M.H., mengatakan respons cepat menjadi hal penting dalam menangani kebakaran lahan, terlebih lokasi berada di sekitar jalur tol yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.

Menurutnya, kondisi lahan yang ditumbuhi rumput dan semak belukar kering membuat api berpotensi cepat menjalar apabila tidak segera ditangani.

“Kami bersama seluruh unsur terkait langsung melakukan penanganan dan pemadaman agar api tidak meluas. Lokasi yang berada di sekitar kawasan tol menjadi perhatian karena asap maupun api berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan,” ujar AKP Chusen.

Setelah dilakukan pemadaman secara bersama-sama, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 17.30 WITA.

Beruntung, api tidak merambat ke kawasan lain dan tidak sampai mengganggu operasional Jalan Tol Balikpapan–Samarinda.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api. Sumber awal kebakaran belum dapat dipastikan sehingga pengumpulan bahan keterangan dari saksi dan pihak terkait terus dilakukan.

Kapolsek menegaskan bahwa penyelidikan mengenai penyebab kebakaran diperlukan untuk memastikan apakah kejadian tersebut murni akibat faktor alam maupun kelalaian, atau terdapat kemungkinan lain yang perlu didalami.

Di sisi lain, kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa lahan kosong yang dipenuhi vegetasi kering memiliki tingkat kerawanan tinggi, khususnya ketika kondisi cuaca panas dan kelembapan rendah.

Apalagi, kawasan tersebut berada berdekatan dengan infrastruktur vital seperti Jalan Tol Balikpapan–Samarinda. Kebakaran yang tidak segera ditangani bukan hanya mengancam lingkungan sekitar, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan bagi masyarakat pengguna jalan.

Karena itu, Kapolsek Balikpapan Timur mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran lahan. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi kering.

“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau titik api. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula upaya penanganan dapat dilakukan,” kata AKP Chusen.

Bagi jajaran kepolisian, penanganan kebakaran lahan tidak berhenti setelah api padam. Pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala serta mencegah kebakaran susulan.

Kebakaran di sekitar Tol 1B tersebut pun menjadi gambaran pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan. Gerak cepat aparat, petugas pemadam, pengelola tol, TNI, dan masyarakat menjadi kunci agar kobaran api tidak berubah menjadi bencana yang lebih besar.

Api berhasil dipadamkan, tetapi kewaspadaan tidak boleh ikut padam. Di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar, kepedulian bersama menjadi benteng pertama untuk mencegah Karhutla dan menjaga keselamatan masyarakat.

Eko Saliwunto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!