Divisi88news.com BALIKPAPAN — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penanganan saat api muncul. Kesadaran masyarakat untuk mengenali potensi bahaya kebakaran sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan lingkungan.
Semangat tersebut terus dibangun Satgas Karhutla tingkat kelurahan di wilayah Balikpapan Utara. Senin (31/8/2026), Satgas Karhutla Kelurahan Muara Rapak bersama tiga pilar memperkuat koordinasi sekaligus menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran dan keamanan lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA itu dipusatkan di Posko Damkar Utara Km 1, Jalan Soekarno-Hatta RT 22, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara. Posko tersebut menjadi ruang bersama bagi unsur pemerintah, TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, dan relawan untuk membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Samarinda Polsek Balikpapan Utara, Bripka Fauzan Nugroho, S.M., hadir bersama lurah, Babinsa, Linmas kelurahan, Relawan Katana, serta petugas Damkar, Mulyanto dan jajaran.
Melalui kegiatan sambang dan Door to Door System (DDS), masyarakat diingatkan bahwa pencegahan kebakaran sesungguhnya dapat dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan rumah.
Warga diminta memastikan kompor, peralatan elektronik, serta instalasi listrik dalam kondisi aman ketika tidak digunakan. Kelalaian kecil yang dianggap sepele dapat menjadi pemicu kebakaran yang berujung pada kerugian materi hingga mengancam keselamatan jiwa.
Selain mengedepankan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, petugas juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), serta potensi peredaran narkoba.
Edukasi juga menyentuh ancaman kejahatan di ruang digital. Masyarakat diimbau lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan daring, seperti smishing, phishing, scamming, maupun penyebaran informasi bohong (hoaks) melalui media sosial.
Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat secara menyeluruh. Sebab, lingkungan yang aman dan tangguh tidak hanya membutuhkan kesiapan petugas, tetapi juga kepedulian dan keterlibatan warga.
Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas serta tidak ragu meminta bantuan apabila menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau Call Center 110 Pamapta Polresta Balikpapan untuk mendapatkan bantuan secara cepat.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kelurahan Gunung Samarinda dilaporkan berlangsung aman dan terkendali.
Melalui sinergi tiga pilar, Satgas Karhutla tingkat kelurahan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Bukan sekadar untuk merespons ketika bencana terjadi, tetapi membangun kesadaran bersama agar api dapat dicegah sebelum menjadi ancaman.
Langkah sederhana, kepedulian bersama, dan kewaspadaan sejak dini menjadi ikhtiar penting untuk menjaga lingkungan, melindungi harta benda, serta memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Eko Saliwunto


























