Divisi88News.com , BUNGO – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, Jambi, pada Rabu (26/8/2026) dini hari sekitar pukul 03.09 WIB.
Kobaran api yang diduga berasal dari korsleting arus pendek listrik dengan cepat membesar dan melalap sejumlah bangunan. Sedikitnya 14 rumah dan satu unit ruko terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dari total bangunan yang terdampak, sembilan rumah dan satu ruko dilaporkan hangus dan rata dengan tanah. Sementara empat rumah lainnya mengalami tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan, sedang hingga berat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Para penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri, sebagian secara mandiri dan sebagian lainnya dengan bantuan warga sekitar.
Namun, kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga tengah terlelap itu membuat para korban kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam waktu singkat. Sejumlah korban bahkan hanya sempat menyelamatkan pakaian yang melekat di tubuh sebelum api menguasai rumah mereka.
Kepala Desa atau Datuk setempat, Rio Syafi’i Sarkawi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
«“Sembilan rumah dan satu ruko rata dengan tanah. Empat rumah lainnya mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan. Total ada 14 rumah yang terdampak,” ujar Datuk Rio saat dikonfirmasi.»
Hingga kini, nilai kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Pemerintah desa masih memprioritaskan penanganan kondisi darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar para korban.
Selain bangunan tempat tinggal, sejumlah sepeda motor, peralatan elektronik, perabot rumah tangga, serta barang-barang milik warga turut hangus terbakar.
“Untuk saat ini kami masih fokus memenuhi kebutuhan mendesak para korban, seperti pakaian, makanan, dan tempat tinggal sementara,” kata Rio.
Adapun sembilan rumah yang dilaporkan rata dengan tanah masing-masing milik Baihaki, Masud, Nur Majelis, Shobirin, Swi, Maimunah, Yurna yang ditempati Syapi’i, Yusuf, dan Umar.
Sementara itu, satu unit ruko yang ludes terbakar diketahui milik Marjohan.
Sedangkan empat rumah yang mengalami kerusakan dengan tingkat sedang hingga ringan masing-masing milik Alm. Ager, Zarnazi, Karsum, dan Hambali.
Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian pemerintah desa dan masyarakat setempat. Penanganan terhadap para korban, khususnya penyediaan kebutuhan pokok dan tempat tinggal sementara, menjadi prioritas setelah kebakaran menghanguskan tempat tinggal mereka.
( TIKA )


























