BeritaPolri

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar, Perkuat Penanganan Karhutla

4
×

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar, Perkuat Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini

Divisi88news.com BALIKPAPAN – Sebanyak 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri diberangkatkan Polda Kalimantan Timur ke wilayah hukum Polda Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026). Penugasan tersebut merupakan bagian dari Bawah Kendali Operasi (BKO) dalam Satgas Operasi Aman Nusa II Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Pemberangkatan berlangsung di area parkir Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, dan dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi Dansat Brimob Polda Kaltim, Kabid Propam Polda Kaltim, serta Kabid Humas Polda Kaltim. Sebanyak 190 personel yang diberangkatkan berada di bawah komando Kombes Pol Iwan Hidayat, S.I.K., selaku Danmen Penugasan.

Penugasan ini menjadi bagian dari langkah Polri memperkuat kekuatan personel dan kemampuan operasional dalam menghadapi ancaman karhutla yang membutuhkan respons cepat, terukur, serta sinergi lintas instansi.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa keberangkatan personel bukan semata-mata penugasan kedinasan, melainkan bagian dari amanah kemanusiaan dalam menghadapi bencana yang dapat memberikan dampak luas terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Kehadiran Korps Brimob Polri sebagai satuan pamungkas dituntut untuk senantiasa siap, tanggap, dan cepat hadir di mana pun negara membutuhkan,” tegas Endar.

Menurutnya, karhutla tidak hanya menjadi persoalan ekologis, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kelangsungan ekosistem, hingga aktivitas perekonomian. Karena itu, penanganannya membutuhkan kesiapsiagaan serta kolaborasi seluruh unsur yang berada di lapangan.

Kepada seluruh personel, Kapolda berpesan agar tugas dijalankan dengan penuh keikhlasan, dedikasi, disiplin, dan loyalitas. Setiap langkah yang dilakukan di lapangan diharapkan menjadi bagian dari pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

“Laksanakan tugas sesuai SOP penanggulangan karhutla, utamakan keselamatan dan jaga soliditas regu. Lakukan koordinasi serta kolaborasi dengan jajaran Polda Kalbar, TNI, Manggala Agni, BPBD, relawan maupun masyarakat,” pesannya.

Kapolda juga mengingatkan agar tidak ada personel yang mengambil langkah secara individual tanpa koordinasi dengan pimpinan atau perwira pengendali.

“Jangan ada langkah individual tanpa koordinasi komandan atau perwira pengendali,” tegasnya.

Selain kesiapan operasional, Endar menaruh perhatian pada sikap personel selama menjalankan tugas. Ia meminta seluruh anggota menjaga nama baik institusi, menghindari pelanggaran maupun sikap arogan, serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Kepada Danmen Penugasan dan para komandan kompi, Kapolda berpesan agar kepemimpinan di lapangan dijalankan secara bijaksana dengan tetap menegakkan disiplin dan aturan. Keselamatan serta kebutuhan operasional personel juga diminta menjadi perhatian utama selama pelaksanaan tugas.

Pemberangkatan 190 personel Brimob tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Polda Kaltim untuk hadir dalam tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana, termasuk ketika kebutuhan penanganan harus dilakukan lintas wilayah.

Kehadiran personel di Kalimantan Barat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan, pemadaman, respons cepat, sekaligus perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan dari ancaman karhutla.

Mengakhiri arahannya, Kapolda Kaltim menyampaikan pesan penuh semangat kepada seluruh personel yang akan menjalankan tugas di wilayah Kalimantan Barat.

“Selamat bertugas prajurit kebanggaan, jiwa ragaku demi kemanusiaan.”

Dengan semangat pengabdian tersebut, 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri resmi diberangkatkan untuk melaksanakan BKO Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat.

Mereka membawa satu pesan utama: hadir bukan sekadar sebagai kekuatan negara, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar kemanusiaan untuk melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, dan memastikan setiap tugas dijalankan secara profesional, humanis, serta penuh tanggung jawab.

Eko Saliwunto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!