Divisi88news.com BALIKPAPAN – Semangat kemerdekaan terasa kuat di Kecamatan Balikpapan Timur saat masyarakat dari berbagai lapisan bersatu dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung di Halaman Embarkasi Haji Balikpapan, Kelurahan Manggar, sejak pukul 07.00 WITA tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan. Tidak hanya menjadi seremoni kenegaraan, kegiatan itu juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan serta menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Camat Balikpapan Timur bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muh. Chusen, S.H., M.H., Danramil 0905-03/Balikpapan Timur Kapten Ctp. Ribut Hadi Purnomo, Kepala UPT Asrama Haji Kota Balikpapan H. Habib Sentioko, S.Ag., anggota DPRD Kota Balikpapan, para lurah, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur masyarakat lainnya.

Peserta upacara berasal dari berbagai elemen, mulai dari pelajar SD, SMP/MTs, SMA/SMK, aparatur pemerintahan, guru, PKK, organisasi kemasyarakatan, pekerja sosial, komunitas nelayan, organisasi kepemudaan hingga masyarakat umum.
Prosesi berlangsung dengan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa. Pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka SMAN 7 Balikpapan menjadi salah satu momen utama yang berlangsung khidmat, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan Pancasila, Naskah Proklamasi, Pembukaan UUD 1945, lagu-lagu nasional dan doa.
36 Pleton Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan
Sebanyak 36 pleton mengikuti upacara dengan komposisi peserta yang mencerminkan keberagaman masyarakat Balikpapan Timur.
Pleton 1 hingga 8 diisi pelajar tingkat SD, pleton 9 hingga 16 terdiri dari pelajar SMP/MTs, sedangkan pleton 17 hingga 24 diikuti pelajar SMA/SMK.
Selanjutnya, pleton 25 hingga 28 terdiri dari Korpri Kecamatan, PKK, guru serta karyawan perusahaan dan Asrama Haji. Pleton 29 hingga 32 melibatkan LPM, Ketua RT dan pekerja sosial.
Sementara pleton 33 hingga 36 diisi unsur MUA, komunitas nelayan serta gabungan organisasi kepemudaan.
Kehadiran berbagai kelompok tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas profesi, usia maupun latar belakang. Seluruhnya hadir dalam satu barisan untuk memperingati perjuangan bangsa dan merawat persatuan.
81 Tumpeng Warnai Perayaan Kemerdekaan
Semarak peringatan tidak berhenti setelah upacara selesai. Masyarakat kemudian mengikuti rangkaian kegiatan hiburan dan kebersamaan yang telah disiapkan panitia.
Penampilan marching band dari SMK Negeri 5 Balikpapan turut memeriahkan suasana, disusul pentas seni siswa-siswi sekolah se-Kecamatan Balikpapan Timur.
Momen kebersamaan semakin terasa melalui penyerahan 81 tumpeng kepada peserta upacara sebagai simbol peringatan usia kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Camat Balikpapan Timur, Ketua Panitia, perwakilan DPRD Provinsi Kalimantan Timur, anggota DPRD Kota Balikpapan, Kepala UPT Asrama Haji, perwakilan Paskibraka, marching band dan perwakilan komunitas nelayan.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang sederhana namun sarat makna: berbagi, berkumpul dan menjaga rasa persaudaraan.
Kapolsek: Pengamanan Bukan Sekadar Menjaga, tetapi Memberikan Rasa Aman
Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muh. Chusen, S.H., M.H., mengatakan kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan berjalan aman, tertib dan nyaman.
Menurutnya, pengamanan dilakukan secara humanis dan preventif dengan mengedepankan koordinasi bersama seluruh unsur yang terlibat.
“Pengamanan kegiatan masyarakat bukan hanya tentang menjaga situasi tetap aman, tetapi bagaimana masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan rasa nyaman dan tenang. Kami bersama TNI dan seluruh unsur terkait terus melakukan koordinasi agar kegiatan berjalan tertib,” ujar AKP Muh. Chusen.
Personel Polsek Balikpapan Timur bersama unsur TNI dan pihak terkait melakukan monitoring sejak awal pelaksanaan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Selain mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, personel juga melakukan pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan guna mencegah kepadatan kendaraan maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Merawat Kemerdekaan melalui Persatuan
AKP Muh. Chusen menegaskan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tanggung jawab aparat, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan, menciptakan keamanan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat Balikpapan Timur untuk terus memperkuat komunikasi, kepedulian dan semangat gotong royong.
Sebab, di tengah keberagaman masyarakat, persatuan menjadi kekuatan utama dalam menjaga kehidupan sosial tetap harmonis.
Peringatan HUT ke-81 RI di Balikpapan Timur pun menjadi gambaran sederhana tentang wajah Indonesia yang sesungguhnya: berbeda dalam profesi, usia dan peran, tetapi berdiri dalam satu semangat—Merah Putih.
Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana seluruh elemen bangsa bersama-sama menjaga masa depan.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan mengisi kemerdekaan dengan karya serta pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.”
Eko Saliwunto


























